Angka Stunting Tinggi: Upaya Pencegahan Peningkatan Presentase Stunting di Dusun Ketawang

Foto Bersama Kader Posyandu Dusun Ketawang, Kamis (8/8) (Sumber: Dok. Pribadi)

 

Citizen Journalism ­­­­– Kelompok mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) yang tergabung dalam Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Ketawang, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang lakukan aksi nyata pencegahan peningkatan presentase stunting. Hal tersebut diinisiasi sebagai respons atas pesan yang disampaikan oleh Amin Sudrajad SSTP., MSi. selaku Sekretaris Kecamatan Grabag saat pembekalan KKN Undip pada Sabtu, (8/6). 

“Angka stunting di Kecamatan Grabag cukup tinggi, (salah satunya, red) di Desa Ketawang,” ujar Amin.

Stunting merupakan permasalahan krusial yang cukup kompleks. Hal tersebut berkaitan erat dengan masa depan bangsa sebab menyerang anak-anak sebagai generasi penerus. 

Angka stunting di Indonesia termasuk cukup tinggi. Hal tersebut dikonfirmasi berdasarkan data United Nations Children’s Fund (UNICEF) dan World Health Organization (WHO) pada tahun 2022. Prevalensi stunting di Indonesia berada pada peringkat ke-27 dari 154 negara, sehingga Indonesia berada pada urutan ke-5 di Asia.

Stunting memiliki tanda paling umum dan paling mudah dikenali yaitu pertumbuhan fisik yang terhambat sehingga anak-anak memiliki postur tubuh yang tidak ideal. Hal ini dapat disebabkan karena kekurangan gizi dan nutrisi dalam jangka panjang. Permasalahan stunting jika tidak segera diatasi akan berakibat fatal pada kualitas hidup anak-anak dan masa depan bangsa.

Program yang diusung Tim II KKN Undip difokuskan pada edukasi kelompok Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Dusun Ketawang mengenai pentingnya gizi dan nutrisi yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan anak secara optimal.

“Kami sadar betapa pentingnya nutrisi dan gizi yang seimbang bagi ibu hamil agar perkembangan janin optimal. Kami berharap dengan adanya program ini dapat membantu pencegahan stunting di Dusun Ketawang,” ujar ketua pelaksana program pencegahan stunting, Hamdan Aulia Rahman.

Kegiatan ini dilakukan pada Kamis, (8/8) dan bertempat di Posko KKN Tim II Undip. Program kerja (proker) diawali dengan agenda posyandu rutin Dusun Ketawang yang berisi beberapa rangkaian, seperti pengukuran berat, tinggi badan, dan lingkar kepala anak serta pemberian vitamin pada anak yang disesuaikan dengan umurnya.

Agenda utama yang telah direncanakan oleh Tim II KKN Undip Ketawang adalah edukasi dan pemberian makanan sehat. Edukasi yang diberikan yaitu terkait stunting, mulai dari penyebab stunting, dampak stunting secara umum, dampak stunting pada perkembangan bahasa anak, serta gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan pada masa pertumbuhan anak.

Masyarakat cukup antusias mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal sampai akhir. Proker ini mendapat dukungan yang baik dari Kepala Posyandu Desa Ketawang, Sidem Rahayu.

“Kegiatan yang dilakukan cukup edukatif dan ibu-ibu diharapkan dapat memahami materi yang diberikan sehingga memberikan impact baik pada pertumbuhan anak-anak,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan pemberian makanan sehat cream soup dan jus pisang, serta dua tambahan buah sebagai vitamin. Produk makanan yang dibagikan merupakan hasil masakan dari Tim II KKN Undip Desa Ketawang secara mandiri yang telah ditakar kandungan gizi dan nutrisinya. 

Tim II KKN Undip Desa Ketawang berharap program ini tidak hanya memberikan pemahaman kepada ibu-ibu terkait pentingnya gizi dan nutrisi, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang dalam menanggulangi permasalahan stunting untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak di masa depan.

 

Reporter: Tim II KKN Undip Ketawang

Penulis: Aliesyya Futihatus Sa’adah (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya)

Editor: Hesti Dwi Arini, Ayu Nisa’Usholihah

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top