
Citizen Journalism— Civitas akademika FISIP Undip dan Alumni yang diwadahi dalam IKA FISIP Undip dengan menggandeng BEM FISIP Undip berhasil menghimpun donasi sebesar Rp73.100.008,- (tujuh puluh tiga juta seratus ribu delapan rupiah) dalam “Gerakan Alumni & Civitas Akademika FISIP Undip Peduli Dampak COVID-19”, Kamis (21/5).
Donasi tersebut nantinya akan diberikan kepada mahasiswa FISIP Undip terdampak COVID-19. “Sebanyak 97 mahasiswa FISIP Undip terdampak yang terdiri atas mahasiswa dari luar daerah yang masih bertahan di area Tembalang dan sekitarnya, dan mahasiswa yang berasal dari dalam Kota Semarang yang keluarganya terdampak secara langsung COVID-19 akan menerima bantuan ini. Bantuan yang diberikan kepada mahasiswa terdiri dari dua macam bantuan, yaitu berupa paket sembako yang berisi hand sanitizer, masker, 5 kg beras, telur, 1 kg gula, susu, teh, biskuit, dan uang tunai sebesar Rp550.000,- (lima ratus lima puluh ribu rupiah),” ucap Albert Jehoshua Rapha selaku Ketua BEM FISIP Undip.
Secara terpisah dihubungi melalui telepon, Ketua Umum IKA FISIP Undip, Akhmad Muqowam mengucapkan terima kasih kepada alumni yang telah ikut berdonasi dalam program tersebut.
“Bantuan sembako dari alumni FISIP Undip ini merupakan ekspresi soliditas dan solidaritas kepada adik-adik mahasiswa FISIP Undip yang terdampak pandemi COVID-19”, ucap Ahmad Muqowam.
Muqowam menambahkan, bahwa IKA FISIP Undip akan terus ikut memonitor dampak pandemi COVID-19 bagi mahasiswa, sekaligus mendorong agar kesehatan dan keselamatan mereka tetap terjaga.
“Kami mengapresiasi kerjasama Alumni bersama jajaran fakultas dan BEM FISIP Undip, yang berhasil mewujudkan program ini dalam tempo relatif singkat. Semoga kolaborasi semacam ini bisa berjalan secara berkelanjutan di sektor akademik dan yang lainnya,” imbuhnya.
Senada dengan Muqowam, Dekan FISIP Undip, Hardi Warsono, menyampaikan bahwa dalam kondisi seperti ini sangat memungkinkan mahasiswa dan keluarganya mengalami kesulitan hidup akibat dampak COVID-19, alasan ini yang membuat pihak fakultas sangat peduli dengan mahasiswa.
“Sebelum kegiatan ini, kami dari pihak dekanat juga telah memproses pengajuan banding 51 mahasiswa yang meminta keringanan pembiayaan kuliah atau biasa disebut Uang Kuliah Tunggal (UKT). Kami membentuk tim verifikasi untuk mengetahui kondisi sesungguhnya mahasiswa yang terdampak dan selanjutnya kami proses sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak universitas”, tandasnya.
Selain gerakan kolaborasi ini, IKA FISIP Undip juga berhasil menggalang donasi dari alumni untuk pembangunan Musala kampus FISIP Undip, Tembalang. Saat ini musala sudah dipergunakan untuk aktivitas ibadah maupun kajian-kajian keagamaan berkala.
Kontributor: BEM FISIP Undip
Editor: Winda N, Alfiansyah




