Aksi Pembacokan di Tembalang: Warga Rasakan Kekhawatiran

 

Aksi gangster  di Jalan Tunggu Raya, Meteseh, Kamis (30/5) (Sumber: rmoljawatengah.id)

 

Semarangan – Kamis (30/5) dini hari, sebuah kejadian mengkhawatirkan mengguncang Jalan Tunggu Raya, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Tiga remaja menjadi korban pembacokan oleh sekelompok gangster Tembalang yang berjumlah belasan orang.

Korban-korban tersebut adalah Atolah (22), Efendi (19), dan Yuda (26). Ketiganya menderita luka serius akibat serangan tersebut dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro untuk mendapatkan perawatan medis.

Atolah mengalami luka bacok di punggung, Efendi terluka parah di paha, dan Yuda mengalami luka sabetan di tangannya. Serangan ini terjadi saat mereka sedang mencari makan sekitar pukul 02.30 WIB.

Menurut laporan, para pelaku melakukan konvoi di jalanan sambil membawa senjata tajam. Mereka menyerang korban hingga menyebabkan luka bacok di berbagai bagian tubuh. Tidak hanya itu, para pelaku juga merampas paksa sepeda motor korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut pun segera membawa para korban ke rumah sakit.

Dikutip dari rmoljawatengah.id, pihak kepolisian, dalam hal ini Polsek Tembalang, telah merespons kejadian tersebut. 

“Sudah kita proses dan sedang dalam penyelidikan,” terang Kompol Wahdah Maulidiawati, Kapolsek Tembalang, pada Jumat (31/5).

Barang bukti berupa celurit milik para pelaku ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Lebih lanjut, pada Sabtu (1/6), Kompol Wahdah Maulidiawati mengumumkan bahwa salah satu tersangka telah diamankan di Meteseh dan identitas tersangka lainnya sudah diketahui.

Unit Reserse Kriminal (reskrim) saat ini sedang bergerak di lapangan untuk menangkap pelaku lainnya.

“Kami mengimbau kepada tersangka untuk menyerahkan diri dan bagi masyarakat yang memiliki informasi tersebut untuk melapor,” ujarnya, dikutip dari akun Instagram Polsek Tembalang.

Insiden ini menimbulkan keresahan di kalangan warga Tembalang. Masyarakat berharap polisi dapat segera menangkap para pelaku dan memberikan keadilan bagi para korban. 

Keganasan yang terjadi mengundang pertanyaan tentang efektivitas keamanan publik dan penegakan hukum. Kejadian tersebut mengingatkan kita akan pentingnya kehadiran aparat keamanan di jalanan serta tindakan preventif dari pihak berwenang untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi sosial yang memungkinkan terbentuknya kelompok-kelompok gangster. Tanpa penegakan hukum yang tegas dan upaya preventif yang sistematis, aksi kekerasan semacam ini berpotensi terus berulang, bahkan dapat mengancam keselamatan dan ketenangan warga. 

Warga Tembalang berharap pelaku kekerasan ini segera ditangkap dan diadili, serta adanya perubahan nyata dalam sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang. 

 

Penulis: Nuzulul Magfiroh

Editor: Ayu Nisa’Usholihah, Hesti Dwi Arini 

 

Referensi 

Stephine. (31 Mei 2024). Kekejaman Gangster Tembalang, Bacok Warga hingga Rampas Motor.  Dikutip dari laman https://tabloidnyata.com/31052024-kejam-gangster-tembalang-bacok-warga-hingga-rampas-motor/

Aditya, Dicky. (31 Mei 2024). Makin Sadis, Gangster Di Semarang Bacok Tiga Warga Di Tembalang Bacok. Dikutip melalui https://www.rmoljawatengah.id/makin-sadis-gangster-di-semarang-bacok-tiga-warga-di-tembalang-bacok

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top