Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Pestisida Organik dari Limbah Kulit Bawang Merah (Sumber: Dok. Pribadi)
Citizen Jurnalism – Edukasi dan pelatihan pembuatan pestisida organik dari limbah kulit bawang merah menjadi Program Kerja (Proker) monodisiplin mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim I Universitas Diponegoro (Undip) 2023/2024, Safira Hafish Puspita Dewi.
Kegiatan tersebut ditujukan kepada ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Moga, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Minggu (28/01).
Pemanfaatan kulit bawang merah menjadi pestisida merupakan langkah kecil yang dapat dilakukan secara mandiri guna mengurangi limbah dimulai dari skala rumah tangga.
Kegiatan edukasi dan pelatihan pembuatan pestisida organik ini dilakukan dengan sosialisasi dan demonstrasi kepada ibu-ibu PKK. Materi yang diberikan meliputi penjelasan mengenai apa itu pestisida organik dan manfaatnya, kandungan kulit bawang merah, cara pembuatan, serta teknik pengaplikasian.
Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan hama pengganggu tanaman. Sedangkan pestisida organik adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau bahan organik lainnya yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama pengganggu tanaman.
Karena terbuat dari bahan alami, pestisida organik lebih aman digunakan untuk jangka panjang dan ramah lingkungan.
Kulit bawang merah dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan pestisida organik karena mengandung senyawa acetogenin, yang pada konsentrasi tinggi senyawa akan berperan sebagai anti-feeden sehingga hama tidak lagi memiliki nafsu makan untuk melahap tanaman.
Sedangkan pada konsentrasi rendah, senyawa akan bersifat racun perut dan menyebabkan terganggunya proses pencernaan yang dapat mengakibatkan kematian hama serangga.
Cara pembuatan pestisida ini cukup mudah dilakukan dan menggunakan bahan berupa limbah kulit bawang merah yang banyak dihasilkan oleh ibu-ibu rumah tangga.
Dengan adanya edukasi dan pelatihan pembuatan biopestisida, diharapkan ibu-ibu PKK Desa Moga dapat mempraktikkan sendiri di rumah dengan memanfaatkan limbah yang ada dan dapat menjadi usaha rumahan skala kecil.
Penulis: Safira Hafish Puspita Dewi (Fakultas Peternakan dan Pertanian)
Editor: Hesti Dwi Arini




