Kemenkop UKM dan Hippindo Gandeng Undip untuk Mempercepat Proses Vaksin di Semarang

Suasana vaksinasi di Auditorium Undip Pleburan, Rabu (28/7). (Sumber: Manunggal)

Warta Utama – Sebagai wujud komitmen pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan pemprov hingga pemda di seluruh Indonesia untuk menggalakkan program Vaksinasi Gotong Royong. Kota Semarang merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang turut mengadakan program vaksinasi dari pemerintah. Rabu (28/07) lalu, Kementerian Koperasi dan UKM menginisiasi kegiatan vaksinasi umum di Auditorium Universitas Diponegoro, Jalan Imam Barjo No. 1 Pleburan  sebagai Sentra Vaksinasi Hippindo. Pihak penyelenggara vaksinasi ini bekerjasama dengan Pemprov Jateng, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng, DPP dan DPD IKA Undip Jateng, Undip, serta Tokopedia.

“Vaksinasi ini diinisiasi oleh Kementerian Koperasi dan UKM dan Hippindo sebagai pelaksana. Vaksinasi ini dijalankan di berbagai kota besar di Indonesia. Untuk di Semarang sendiri Hippindo menggandeng Kadin Jateng dan Undip, ” papar Sony, narahubung kegiatan vaksin, ketika diwawancarai LPM Manunggal (1/8).

Sony dan para stakeholder dari program ini menyadari urgensi untuk menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Oleh karena itu, mereka berusaha untuk menjalin relasi dan mendapatkan mitra sebanyak mungkin untuk melancarkan keberjalanan program vaksinasi ini

“Komitmen mempercepat vaksinasi inilah yang menjadi (kami mendapatkan, red) banyak dukungan, salah satunya tokopedia,” terang Sony.

Program vaksinasi ini berlangsung dua tahap: tahap pertama bulan Juli sampai Agustus, dan tahap kedua pada bulan Agustus hingga September. “Vaksinasi pertama 8 Juli – 10 Agustus, vaksinasi kedua 25 Agustus – 10 September,” jelas Sony.

Terkait dengan ketersediaan vaksin, Sony mengakui bahwa pihaknya cukup sulit untuk mendapatkan stok vaksin dari pusat. Namun, mereka dibantu oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk tetap mendapatkan vaksin.

“Ketersediaan vaksin dari pusat memang sedang sulit, tapi untuk vaksinasi pertama ini kita dibantu TNI dalam pengadaan vaksin,” imbuhnya.

Mengacu kepada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 18 Tahun 2021 yang disahkan oleh Menteri Kesehatan pada 28 Mei 2021, menggantikan Peraturan Menteri Kesehatan yang sebelumnya Nomor 10 Tahun 2021, merek vaksin yang digunakan untuk vaksinasi program pemerintah adalah Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax. Namun, program vaksinasi ini hanya menggunakan vaksin jenis Sinovac.

Untuk dapat mengikuti Vaksinasi Gotong Royong, terlebih dahulu mendaftar secara online melalui https://bit.ly/nderekvaksin2021 dengan ketentuan:

  1. Berlaku untuk KTP semua Kabupaten/Kota,
  2. Belum terdaftar di Vaksin Gotong Royong,
  3. Tidak melayani pendaftaran di tempat,
  4. Pastikan nomor HP benar untuk menerima pemberitahuan tentang jadwal vaksin, dan
  5. Membawa bolpoin, KTP atau fotocopy Kartu Keluarga.

 

Reporter: Muhammad Daffa Apriza

Penulis: Muhammad Daffa Apriza

Editor: Aslamatur Rizqiyah, Fidya Azahro

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top