Video Dokumenter Kunjungan SD IT Bina Amal ke TPST Undip: Edukasi Pentingnya Memilah Sampah

Mahasiswa KKN-T TPST Undip melakukan persiapan pengenalan kepada siswa SD IT Bina Amal di UPT K3L Undip, Jumat (29/11) (Sumber: Dok.Pribadi).

Citizen Journalism – Pengelolaan sampah merupakan isu penting dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan. Sekolah Dasar (SD) Islam Terpadu (IT) Bina Amal Kota Semarang, mengedukasi siswa mengenai pentingnya pemilahan sampah melalui kunjungan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Universitas Diponegoro (Undip) pada Selasa, (12/11).

Program kerja (proker) monodisiplin Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) ini bertujuan untuk mendokumentasikan kegiatan tersebut dalam bentuk video dokumenter sebagai media edukasi dan promosi kesadaran lingkungan.

Kota Semarang berpotensi mengalami darurat sampah karena jumlah produksi sampah yang mencapai 1.200 ton/hari. Sebagian besar sampah-sampah tersebut berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan hanya sedikit yang dikelola oleh masyarakat.

Sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang signifikan di Indonesia. Salah satu solusi efektif untuk mengatasinya adalah melalui pengelolaan berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R) dan masyarakat dihimbau untuk memaksimalkan TPS3R di masing-masing tempat. Pemerintah Kota Semarang menerapkan upaya pilah pilih sampah dengan harapan menjadi salah satu solusi dan cara untuk meminimalisir produksi sampah di TPA.

Penanaman perubahan pola pikir masyarakat harus dimulai sejak dini. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada siswa SD IT Bina Amal tentang bagaimana sampah dapat dipilah dan diolah menjadi sesuatu yang bernilai. Sebagai bagian dari proker monodisiplin, kegiatan ini bertujuan menghasilkan video dokumenter yang tidak hanya mendokumentasikan kunjungan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang dapat digunakan sekolah-sekolah lain.

Sebanyak 113 siswa-siswi dan 8 guru pendamping dari SD IT Bina Amal tiba di TPST Undip pukul 08.00 WIB. Mereka disambut oleh mahasiswa KKN-T TPST Undip yang terdiri dari 20 orang, serta perwakilan pengelola TPST.

Kegiatan dimulai dengan sambutan dari ketua tim KKN-T TPST Undip. Setelah sambutan, siswa diarahkan agar duduk per kelompok untuk sosialisasi pemilahan sampah yang akan disampaikan oleh kakak pendamping KKN-T TPST Undip. Siswa-siswi sangat antusias dalam mendengarkan materi sosialisasi pemilahan sampah.

Sosialisasi pemilahan sampah berlangsung selama 30 menit. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan kompos dari daun kering. Di sini, siswa SD IT Bina Amal ikut serta dalam pengolahan kompos secara langsung.

Kegiatan selanjutnya, membuat pot untuk tanaman sayur dari botol bekas. Siswa-siswi SD IT Bina Amal mewarnai botol bekas yang akan digunakan untuk pot sesuai dengan kreasi masing-masing.

Sambil menunggu kering, siswa-siswi SD IT Bina Amal bermain games memilah sampah anorganik dan organik. Siswa-siswi diminta menebak gambar sampah yang disediakan oleh mahasiswa KKN-T TPST Undip untuk dimasukkan ke dalam kategori sampah yang sesuai.

Aktivitas ini membuat siswa-siswi semakin memahami pentingnya memilah sampah. Mereka pun antusias dan menikmati games. Siswa-siswi yang berhasil menjawab mendapatkan reward dari mahasiswa KKN-T TPST Undip karena sudah berani menjawab dan benar. Sesi games ini berlangsung selama 30 menit.

Agenda yang terakhir, yaitu menanam tanaman sayur di pot yang sudah mereka lukis. Siswa-siswi SD IT sangat antusias dengan kegiatan menanam tanaman ke dalam pot dari botol bekas. Setelah selesai menanam, mereka menggantungkan tanaman yang mereka tanam di pohon harapan yang berada di TPST Undip. Sementara itu, sisa tanaman yang ada bisa dibawa pulang untuk mereka jaga dan rawat.

Kegiatan edukasi seperti ini sangat memberi kesan kepada siswa-siswi SD IT Bina Amal karena mereka sudah dikenalkan dengan kegiatan pemilahan sampah sejak dini secara menyenangkan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama setiap kelas dengan guru pendamping. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Siswa-siswa SD IT Bina Amal diharapkan mampu menerapkan ilmu yang mereka dapatkan ke dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilah sampah di rumah dan sekolah.

Proses produksi video dokumenter dimulai dengan pengambilan gambar, di mana kegiatan ini meliput serangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Kegiatan selanjutnya merupakan proses pengeditan, proses ini dilakukan untuk memastikan video memiliki alur yang jelas serta informasi yang mudah dipahami.

Selain menjelaskan proses teknis pemilahan sampah, video dokumenter ini juga ditambahkan pesan-pesan lingkungan yang mengajak penonton untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan keberlanjutan alam. Hasil dari dokumentasi yang ada akan ditayangkan kepada pihak manajemen dan pegawai TPST yang selanjutnya akan diunggah di akun media sosial tim KKN-T TPST Undip.

Pembuatan video dokumenter kunjungan SD IT Bina Amal sebagai media edukasi dan promosi yang menarik. Adanya video dokumenter ini bisa memberitahu masyarakat secara luas bahwa di TPST Undip bisa diadakan kegiatan kunjungan edukasi terkait pengolahan sampah dan dari sampah dapat menghasilkan uang.

Kegiatan ini bukan hanya memberikan pengetahuan teknis tentang cara memilah sampah, tetapi juga membentuk sikap peduli terhadap lingkungan yang berkelanjutan. Video dokumenter yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat dan sekolah lainnya dalam upaya mengedukasi generasi muda untuk peduli terhadap pengelolaan sampah.

Penulis: Anis Fathiyaturrohmah (Mahasiswa Perencanaan Tata Ruang dan
Pertanahan, Sekolah Vokasi)
Editor: Ayu Nisa’Usholihah, Hesti Dwi Arini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top