PKKMB FISIP: Perombakan FOREX dan Penegasan Eksistensi FISIP Wellness

Mahasiswa baru sedang mengikuti sosialisasi Fisip Wellnes di Gedung PKM FISIP pada Rabu di PKM (14/08) Sumber: Manunggal

 

Warta Utama – Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru PKKMB pada Senin (12/8) diawali dengan upacara penyambutan yang dihadiri oleh dekan, wakil dekan, beserta jajarannya. Pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di pelataran Gedung A dan dilanjutkan dengan memobilisasi mahasiswa baru (maba) ke kelas sesuai jurusan masing-masing.

 

Pada tahun ini, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) cukup berbenah sehingga memberi dampak pada kelangsungan serangkaian Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Baik dari segi fasilitas, dana, hingga kematangan persiapan. Tak dapat dipungkiri, banyak hal baru yang menjamu maba tahun ini, beberapa di antaranya kehadiran FISIP Wellness dan EXPO yang berbeda dari tahun sebelumnya.

 

Maba pun turut merasakan kebahagiaan dan tidak sabar untuk bersiap kuliah, terbukti dari persiapan mereka selama kegiatan PKKMB dan Pendikar berlangsung.

 

“Paling pertama itu menyiapkan segala yang sudah diinformasikan dari kating (kakak tingkat, red), ketentuan atribut. Terus kalau fisik ya makan, tidur yang cukup juga. Kalau mental, ya, siap-siap aja untuk beradaptasi sama lingkungan,” tutur Eusebia Krisan, maba dari Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi.

 

Pemaparan materi ada kalanya monoton dan membosankan, tetapi bagi mereka yang bersemangat akan paham bahwa semua yang disampaikan penting untuk kesiapan mereka sebelum terjun ke dalam dunia perkuliahan.

 

“Semua yang diberikan dosen PKKMB dan pendikar itu penting untuk dasar kami jadi maba, entah dalam etika, pergaulan, juga dalam chat dosen. Pergaulan bebas dibahas serinci mungkin agar kami tak salah jalan,” ungkap June Tarigan, maba dari prodi yang serupa.

 

Pelaksanaan EXPO yang berbeda 

Selain diberikan materi, maba diajak mengenal berbagai organisasi mahasiswa (ormawa) yang berada di bawah naungan FISIP Undip. Melalui kegiatan FISIP Ormawa Expo (FOREX), maba  diwajibkan mengunjungi berbagai stand organisasi mahasiswa (ormawa) dan Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) yang digelar di depan Gedung D. 

 

Berbeda dari FOREX tahun lalu, pada kesempatan tahun ini expo ormawa diadakan selama 4 hari sejak tanggal 12-15 Agustus 2024. Kegiatan ini diatur sedemikian rupa oleh panitia yang sebelumnya telah bekerja sama dengan setiap perwakilan ormawa di lingkungan FISIP. 

 

Acara ini menggandeng 22 ormawa di FISIP yang terdiri dari berbagai bidang. Di antaranya ada Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP, Senat Mahasiswa Fakultas, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dari 5 prodi S-1 FISIP, Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Forum Komunikasi Mahasiswa Muslim (FKKM), UPK Persekutuan Mahasiswa Kristen Protestan (PMKP), UPK Pelayanan Rohani Mahasiswa Katolik (PRMK), UPK Himpunan Mahasiswa Peduli Sosial (HIMPS), UPK Social and Political Science English Study Club (Species), UPK Bola Basket (Globies), UPK Sepakbola (Orangers), UPK Bulu Tangkis, UPK Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Orange Choir, UPK Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) OPINI, UPK Tari Tradisional (Tatra), UPK Sakutala, UPK Aufklarung, Badan Semi Otonom (BSO), Dewan Mahasiswa Supporter (Demas), dan Fisiphoria.

 

FOREX adalah salah satu program kerja bidang Harmonisasi Kampus (Harkam) BEM FISIP. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan organisasi mahasiswa (Ormawa) di FISIP sekaligus sebagai sarana promosi bagi ormawa FISIP agar semakin dikenal oleh seluruh maba.

 

“Acara FOREX lahir dari keresahan ormawa FISIP yang kurang banyak diminati oleh maba pada tahun lalu. FOREX 2024 sebagai sarana promosi bagi ormawa FISIP, sehingga minat berorganisasi di lingkungan fakultas semakin meningkat,” jelas Prambito Naufal Kusuma selaku Steering Committee (SC) PKKMB FISIP 2024. .

 

Diketahui, konsep acara FOREX yang diselenggarakan tahun ini telah mengalami lima kali perubahan. Permasalahan internal ini tentunya menghambat pembentukan kepanitiaan sebab penetapan konsep dilaksanakan 1 bulan sebelum pelaksanaan. Seperti yang sudah diungkapkan oleh Prambito sebelumnya, maba memiliki kesempatan untuk mengunjungi stand FOREX sebagai bentuk penugasan PKKMB. 

 

Pembagian jadwal kunjungan bagi setiap prodi telah ditentukan oleh panitia. Pada hari pertama dimulai dengan kunjungan maba Ilmu Pemerintahan pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, pada hari kedua berganti dengan kedatangan maba Ilmu Komunikasi dan Administrasi Bisnis yang memenuhi seluruh tenant ormawa. 

 

Keriuhan tergambar jelas dari setiap ormawa yang mengumandangkan yel-yel, nyanyian, bahkan permainan alat musik. Kemudian, hari ketiga diisi dengan keseruan maba Prodi Ilmu Pemerintahan. Tidak berbeda dari tiga prodi pada hari sebelumnya, gerombolan maba mulai memenuhi berbagai stand.

 

Sejak hari pertama hingga akhir, seluruh maba FISIP telah diberikan penugasan oleh panitia FOREX berupa pengumpulan stempel pada selembar kertas yang telah dibagikan. Stempel tersebut bisa diperoleh melalui kunjungan maba ke seluruh tenant ormawa, kecuali UKM keagamaan yang hanya dapat dipilih sesuai keyakinan masing-masing.

 

Adanya tantangan dari setiap ormawa dan waktu singkat yang diberikan dalam menyelesaikan misi memperoleh stempel semakin menambah keseruan bagi maba. Begitu banyak mahasiswa berbondong-bondong mengunjungi stand dan dengan cepat menyelesaikan tantangan dari panitia. Antusiasme dan semangat maba terbakar teriknya siang hari. 

 

Beberapa maba seperti Labib, Siddiq, dan Martin Nuzman dari Prodi Administrasi Bisnis mengungkapkan bahwa FOREX 2024 sangat seru dan menambah pengetahuan mereka tentang ormawa yang ada di lingkungan FISIP Undip, “ramai sekali, meriah dan sangat menarik, terus seru,” ungkap mereka

 

Ketiganya sedikit mengeluhkan cuaca yang panas karena acara terselenggara di outdoor dan berharap FOREX 2024 diadakan di tempat tertutup.

 

“Tempatnya (mungkin bisa, red) lebih adem soalnya ini panas banget dan udah bagus sih (acaranya, red),” tutur ketiganya.

 

Sepak Terjang FISIP melalui Kehadiran Fisip Wellness

Kesiapan dari satu hal akan menentukan dampaknya pada tangan-tangan yang turut terlibat. walaupun bertajuk keberlanjutan, apabila sesuatu yang matang dihadirkan di tengah-tengah kebaruan, maka keberhasilan menanti hal tersebut untuk dilihat, disaksikan, juga dirasakan oleh orang sekitar.

 

Demikian FISIP Wellness yang terasa baru di kegiatan besar pada pertengahan tahun ini. Adanya kegiatan PKKMB dan Pendikar menjadi ajang untuk unjuk diri dengan semua persiapan yang telah dilakukan selama ini. Orientasinya adalah mengayomi mereka yang sakit, baik secara fisik dan mental.

 

Hal yang paling penting, pada kehadiran FISIP Wellness kali ini, banyak mahasiswa yang sudah dibentuk, diajarkan, serta dilatih untuk turut terlibat dalam penyembuhan. Tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas. 

 

Sebetulnya, FISIP Wellness ini sudah berjalan sedari lama. Akan tetapi, pada tahun ajaran yang baru ini, semakin dipertajam eksistensinya agar bisa dirasakan serta diketahui oleh banyak orang. 

 

Hal-hal yang turut diperhatikan ialah kondisi fisik maba beserta dengan pribadi yang hendak berbagi cerita dan ingin didengarkan. Dalam hal ini, FISIP selangkah lebih maju karena memperhatikan hal yang sering kali disepelekan atau dianggap sirna oleh banyak orang.

 

“Selama keberjalan PKKMB 3 hari ini, kita sudah mulai mendapatkan nama teman-teman yang membutuhkan tempat bercerita. Penanganannya lebih ke mental, secara konteks, ya, mereka cerita kepada kita, kemudian kita mencoba untuk mendengarkan dan memberikan solusi,” tutur Fauzan Haidar Ramadan, mahasiswa Ilmu Pemerintahan selaku Peer Counselor FISIP Wellness.

 

Maba turut dipedulikan saat mereka sakit, diperhatikan terkait hal apa yang mereka perlukan dan memberikan pelayanan terbaik selama mereka beristirahat. Bukti nyata ini terinterpretasi dari ruangan yang digunakan ke arah sayap kanan lobi, terdapat dua ruang yang digunakan untuk keberlangsungan FISIP Wellness itu sendiri. 

 

Untuk menjadi maju ada kalanya tidak selalu menyelaraskan langkah dengan mereka yang sudah mencicipi perubahan, melainkan menciptakan sesuatu yang berbeda dan menjadikannya nyata. Kehadiran FISIP Wellness ini adalah langkah konkret untuk memimpin suatu perubahan dan harapannya akan menjadi inspirasi bagi fakultas-fakultas lain.

 

“Ke depannya, aku melihat ini bisa jadi inspirasi bagi fakultas lain, dan tentunya sumber daya manusia (SDM)-nya ditambah lagi, pelatihan-pelatihan lebih dimantapkan lagi. Supaya FW dapat berjalan dengan maksimal, tidak hanya sebagai formalitas saja,” imbuh Fauzan.

 

Reporter: Abigael Eudia Basuki, Mitchell Naftaly, Ayu Novita Sari, Nabiih Nashira Putri

Penulis: Ayu Novita Sari, Mitchell Naftaly, Nabiih Nashira Putri

Editor: Ayu Nisa’Usholihah, Hesti Dwi Arini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top