Optimistis Lestarikan Kesenian: Mahasiswa KKN Undip Beri Pelatihan Manajemen Ideal kepada Seniman Karawitan

Foto Bersama Para Seniman Karawitan Pambudi Laras Selasa, (6/8) (Sumber: Dok. Pribadi)

Citizen Journalism – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Desa Gedangan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo melaksanakan berbagai kegiatan positif bersama warga setempat, salah satunya dengan membantu mengoptimalisasikan manajemen organisasi kesenian Karawitan Pambudi Laras. 

Kegiatan optimalisasi manajemen organisasi tersebut dilakukan secara bertahap. Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa, (6/8) di Kantor Desa Gedangan dan dihadiri oleh para pelaku seni. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang luas dan mendalam mengenai pengelolaan organisasi kesenian yang ideal.

Program kerja (proker) tersebut hadir sebagai upaya mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proses pengabdian di masyarakat dengan tujuan melestarikan dan meningkatkan kemampuan manajerial pada kesenian Karawitan Pambudi Laras.

Karawitan Pambudi Laras merupakan seni musik tradisional Jawa yang menonjolkan permainan gamelan dan sering kali diiringi dengan tembang atau lagu Jawa. Eksistensi Karawitan Pambudi Laras mencerminkan bagaimana masyarakat Desa Gedangan masih menjaga warisan budaya leluhur dan terus menghidupkan kesenian ini dalam kehidupan sehari-hari. Namun, Karawitan Pambudi Laras belum memiliki manajemen kesenian yang ideal.

Nur Asiyah, mahasiswi Program Studi (Prodi) Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) selaku penggagas proker menyampaikan pentingnya optimalisasi manajemen organisasi kesenian. 

“Optimalisasi manajemen organisasi kesenian ini berperan penting bagi kelestarian kesenian. Untuk itu, setiap organisasi kesenian perlu meningkatkan pengelolaan yang ideal agar kesenian terus efektif, keberlanjutan, mencapai tujuan organisasi,” ucap Nur.

Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa sesi, mulai dari latihan rutin seminggu sekali bersama para pelaku seni, pemaparan materi, penyerahan buku panduan, hingga foto bersama. Selama kegiatan, mahasiswa KKN mendapat respons yang baik dari para pelaku seni.

Mardiyono, seorang pelaku seni sekaligus Ketua Karawitan Pambudi Laras menyampaikan terima kasih atas kegiatan pendampingan dan pelatihan optimalisasi manajemen organisasi kesenian yang diberikan.

“Terima kasih untuk  mahasiswa KKN Undip yang telah bersedia mengikuti latihan serta memberikan masukan positif atau pemberian pendampingan serta pelatihan terkait pengoptimalan manajemen organisasi kesenian Karawitan Laras Pambudi,” tutur Mardiyono.

Kegiatan optimalisasi manajemen organisasi kesenian Karawitan Pambudi Laras ditutup dengan penyerahan buku pedoman mengenai “Manajemen yang Baik dalam Pengelolaan Organisasi Kesenian.”

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi inisiasi positif agar kesenian Karawitan Pambudi Laras dapat terus meningkat menjadi kesenian yang ideal dan dilestarikan oleh generasi muda.

 

Penulis : Nur Asiyah (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya)

Editor: Ayu Nisa’Usholihah 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top