25 Proposal Berhasil Lolos PKM 2022, Undip Bertengger di Peringkat ke-10 Nasional

Pengumuman pendanaan PKM 2022 (Sumber: Unggahan Instagram @pkm.dikti)

Warta Utama – Sebanyak 25 proposal mahasiswa Universitas Diponegoro telah berhasil lolos pendanaan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) pada tahun 2022. Total pendanaan yang diberikan untuk Tim PKM Undip mencapai 156 juta rupiah.

Melalui jumlah ini, Undip berhasil mempertahankan posisi sebagai sepuluh besar perguruan tinggi peraih pendanaan terbanyak PKM 8 bidang tahun 2022 dalam skala Nasional. Namun, jika dibandingkan dengan tahun kemarin, Undip mengalami penurunan pemeringkatan. Pada tahun 2021, Undip berhasil mencapai peringkat ke-5, sedangkan pada tahun ini Undip merosot di peringkat ke-10.

Susatyo Nugroho Widyo Pramono, S.T., M.M selaku Person in Charge (PIC) dan Koordinator Pembinaan PKM Undip cukup menyayangkan hal ini, namun ia mengklaim bahwa penurunan jumlah proposal didanai ini bukanlah hasil yang buruk mengingat adanya beberapa kondisi, baik eksternal maupun internal. 

“Secara umum, jumlah 25 tim PKM Undip yang lolos pendanaan pada tahun 2022 tentulah di luar harapan. Namun jika memperhatikan beberapa kondisi yang melingkupi, baik eksternal maupun internal, capaian jumlah 25 tim tersebut tidaklah bisa dikatakan buruk,” terangnya saat dimintai keterangan oleh Awak Manunggal pada Kamis (4/6).

Dari sisi kondisi eksternal, penurunan anggaran yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) berimplikasi langsung terhadap pendanaan dan jumlah proposal PKM yang didanai secara nasional pada tahun ini. 

Terhitung dari sebanyak 4.522 proposal PKM yang didanai pada tahun 2021 menurun hingga 1.523 proposal PKM yang didanai pada tahun 2022, atau penurunan jumlah proposal PKM tersebut sebesar 66,3% secara nasional. 

Sedangkan dari sisi kondisi internal, beberapa hal yang kurang optimal tentu telah menjadi bahan evaluasi dan koreksi bagi perbaikan di tahun-tahun mendatang.

“Hal tersebut tentu mengakibatkan jumlah proposal PKM peraih pendanaan pada setiap perguruan tinggi menurun secara drastis, termasuk Universitas Diponegoro,” tutur dosen program studi Teknik Industri yang akrab disapa Pak Sus tersebut.

Adapun rincian proposal PKM dari Undip yang berhasil lolos pendanaan sebagai berikut: PKM Riset Eksakta (PKM-RE) sebanyak 10 Proposal, PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) sebanyak 1 Proposal, PKM Karsa Cipta (PKM-KC) sebanyak 3 Proposal,  PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) sebanyak 4 Proposal, PKM Kewirausahaan (PKM-K) sebanyak 5 Proposal, dan PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) sebanyak 2 Proposal.

Untuk mengoptimalkan seluruh proposal PKM tersebut, pihak kampus melalui Direktorat Akademik, Kemahasiswaan & Alumni (AKA) bersama Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) berupaya melakukan pendampingan sepanjang masa pelaksanaan PKM yakni pada 1 Juni–30 September 2022 melalui Tim Pembinaan PKM tingkat Universitas. 

Pak Sus juga menghimbau kepada Tim PKM agar senantiasa berkonsultasi dengan Dosen Pendamping secara substantif  keilmuan  dan berkoordinasi dengan Tim Pembinaan PKM tingkat Universitas untuk memastikan kesesuaian waktu pelaksanaan, format maupun substansi Laporan Kemajuan, Laporan Akhir dan Luaran setiap kegiatan, serta khususnya menyiapkan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) oleh Penilai dari Belmawa Diktiristek pada pertengahan September yang akan datang.

“Para mahasiswa dari setiap tim PKM Undip diharapkan mampu bekerja secara multitasking, menjadi teamwork yang solid dan senantiasa bersemangat dan berdedikasi. Insya Allah hasil terbaik akan mengikuti,” pungkasnya. 

Reporter: Fahrina Alya 

Penulis: Rosaria Arum Prakoso

Editor: Malahayati Damayanti F

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top