Wisuda Daring, Undip Hadirkan Robot sebagai Wakil Wisudawan

Tiga robot wakili para wisudawan menerima ijazah pada Wisuda Undip Ke-159 di Gedung Prof. Sudarto pada Senin (27/7). (Foto : ANTARA FOTO/Aji Styawan)

Warta Utama— Universitas Diponegoro kembali menggelar wisuda secara daring. Wisuda yang ke-159 ini dilaksanakan selama empat hari dalam 11 tahap, yakni pada 27-30 Juli 2020. Berbeda dengan wisuda sebelumnya yang juga dilaksanakan secara daring, wisuda kali ini menghadirkan tiga robot peraga yang menjadi wakil para wisudawan. Robot tersebut dilengkapi seragam wisuda dan layar di bagian wajahnya yang dapat menampilkan gambar para wisudawan. Robot ini juga dapat bergerak maju, mundur dan berputar.

“Ini merupakan wisuda kedua kali yang dilakukan secara online disebabkan pandemi Covid-19 dan yang pertama kali memperkenalkan robot hasil karya Universitas Diponegoro,” tutur Prof. Sunaro, selaku Ketua Senat Akademik dalam sambutannya, Senin (27/7).

Baskara Erbasakti, salah satu wisudawan program sarjana dari prodi Agribisnis turut memberikan apresiasi dengan adanya inovasi robot peraga wisudawan tersebut. “Keren banget, secara di era industri 4.0 persaingan semakin ketat dan Undip bisa menghadirkan robot peraga pada saat wisuda itu nilai plus banget,” terangnya saat dihubungi via WhatssApp pada Selasa (28/7).

Pada wisuda tahap dua yang dilaksanakan pada Senin (27/7), Undip telah meluluskan 2.561 mahasiswa yang terdiri program pascasarjana, yakni doktor, magister, dan spesialis sebanyak 363 orang, program profesi 119 orang, program sarjana 1297 orang, program diploma 777, dan program sarjana terapan 5 orang. Dari 2.561 mahasiswa yang diwisuda, terdapat 1.289 atau sekitar 58,14 persen mahasiswa yang memperoleh predikat cumlaude. Hal ini dipaparkan oleh Prof. Budi Setiyono, selaku Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan, “Pada saat ini kita patut berbangga hati karena di antara wisudawan wisudawati yang mengikuti prosesi ini terdapat 1.489 orang atau 58,14% memperoleh predikat cumlaude,” ujarnya.

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama turut menyampaikan informasi kepada wisudawan bahwa Universitas Diponegoro telah menempati peringkat ketiga kategori universitas yang alumninya paling cepat mendapatkan pekerjaan versi QS World. “Saudara sekalian berbanggalah karena lulus dari universitas nomor tiga yang alumninya paling cepat mendapat pekerjaan versi QS World,” ungkapnya.

Baskara pun turut merasa bangga atas peringkat yang telah dicapai Undip. Namun ia juga menambahkan bahwa prestasi yang diraih Undip tidak lantas menjadi faktor utama seseorang dalam mendapatkan pekerjaan sehingga belajar dan kerja keras tetap harus dilakukan. “Pastinya bangga dengan capaian tersebut, tapi jangan sampai membuat kita menjadi santai untuk lanjut ke jenjang kerja. Kita harus tetap terus belajar dengan keras untuk ke depannya,” imbuhnya.

Di akhir sambutan yang disampaikan oleh Ketua Senat Akademik, Prof. Sunaro, berharap mahasiswa lulusan Universitas Diponegoro dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensinya dan selalu menjunjung tinggi panji Diponegoro. “Semoga saudara cepat memperoleh pekerjaan sesuai dengan kompetensinya, cepat segera memperoleh pasangan jodoh yang sesuai harapan, dan sukses di segala bidang. Junjunglah panji Diponegoro almamater kita di manapun berada,” tambahnya.

Harapan serupa pun diungkapkan oleh Baskara dalam akhir wawancara yang telah dilakukan. Baskara juga menambahkan harapan yang ditujukan untuk kawan-kawan mahasiswa yang masih belajar dan elemen masyarakat Undip. “Untuk kawan-kawan yang masih belajar, tetap semangat kuliahnya walau di situasi pandemi banyak keterbatasan dan UKT tetap dibayar penuh, semoga ilmunya berkah. Untuk elemen masyarakat Undip, terima kasih telah memberikan pelayanan yang terbaik di bidang akademik, sudah banyak membantu mahasiswa. Semoga semua kerjanya dan amalannya dibalas oleh Allah SWT dan terakhir kalo bisa UKTnya jangan mahal-mahal apalagi di situasi seperti ini malah dinaikkan,” tutup Baskara.

Penulis: Aslamatur Rizqiyah

Editor: Winda N, Alfiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *