Wacana Student Loan, BEM Undip Bentuk Opini Publik Lewat Kampanye

ManunggalCybernews—Seruan kampanye “Lika-liku Perguruan Tinggi Menerapkan Student loan” diselenggarakan BEM Undip pada Jum’at, (13/4), sejak pukul 14.00 bertempat di  bundaran Undip Jl. Soedarto.

Arahan Presiden Joko Widodo kepada para direktur bank terkait penerapan student loan oleh perguruan tinggi menuai pro dan kontra. Berdasarkan edaran kajian BEM Undip, student loan atau kredit pendidikan merupakan pinjaman dana pendidikan yang digunakan untuk membiayai pendidikan maupun kebutuhan belajar, termasuk kebutuhan hidup selama belajar. Student loan sendiri bukanlah hal baru di Indonesia. Sebelumnya pemerintah pernah mengeluarkan program Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI) yang sempat berjalan pada zaman orde baru sebagai fasilitas student loan untuk mahasiswa.

Menurut keterangan koordinator aksi, Faiq Yumna, kampanye yang menampilkan orasi dan puisi tersebut bertujuan untuk mengedukasi mahasiswa Undip mengenai student loan secara umum. “Bagaimana penerapannya, negara mana saja yang berhasil dan tidak berhasil menerapkannya, alasan penerapan dan sumber hukum penerapan student loan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Faiq menerangkan, melalui bidang Sospol Bem Undip berharap dapat melakukan pencerdasan terhadap mahasiswa. “Menginisiasi untuk memantik rasa ingin tahu mahasiswa terhadap duduk perkara student loan dan juga edukasi  yang diharapkan dapat membentuk opini publik terhadap student loan tersebut. Diharapkan kita bisa menyikapi masalah student loan atas nama mahasiswa Diponegoro,” imbuhnya.

Sebelumnya, BEM Undip telah mengadakan beberapa kajian mengenai student loan dengan beberapa BEM fakultas. Namun, kajian tersebut masih dirasa kurang karena masih ada beberapa fakultas yang belum menghadiri diskusi yang diselenggarakan pada Kamis, (12/4) lalu. “BEM fakultas sudah memiliki agenda masing-masing. Mereka ingin melakukan edukasi sendiri. Saya hargai itu,” jelas Faiq saat ditemui di lokasi kampanye.

Setelah kampanye berakhir sekitar pukul 15.00 WIB, BEM Undip berencana untuk mengadakan diskusi akbar bersama BEM fakultas sebagai tindak lanjut penguatan opini publik mengenai student loan. “Untuk waktunya, ditunggu saja,” pungkas Faiq.  (Erlin/Manunggal)