Usulan Disetujui SA, Pemilihan MWA Dilaksanakan

Memasuki PTN BH, Undip perlu memiliki Majelis Wali Amanah (MWA) yang salah satu unsurnya adalah mahasiswa. (Nina/Manunggal)

Memasuki PTN BH, Undip perlu memiliki Majelis Wali Amanah (MWA) yang salah satu unsurnya adalah mahasiswa. (Nina/Manunggal)

ManunggalCybernews—Pernyataan mahasiswa Undip mengenai penolakan terhadap aturan Senat Akademik (SA) membuahkan hasil. SA yang mulanya menetapkan bahwa Majelis Wali Amanat (MWA) unsur mahasiswa adalah ketua BEM, kini setuju untuk memilih MWA mahasiswa melalui pemilihan. Peraturan mengenai pemilihan ini tercantum dalam Surat Keputusan Panitia Pemilihan Umum Raya (SK Panlih) No. 28 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Calon MWA Unsur Mahasiswa

Melalui SK tersebut, ditetapkan bahwa pendaftar MWA unsur mahasiswa harus merupakan lulusan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Madya. Oleh karena itu, sosialisasi yang dilakukan panlih pun langsung terarah pada mahasiswa-mahasiswa yang bersangkutan.

Panlih membuka pendaftaran calon MWA unsur mahasiswa sejak Senin-Sabtu (7-12/12). Calon-calon yang telah mendaftar akan melakukan kampanye pada 15 Desember, kemudian dilanjutkan dengan pemilihan yang dilaksanakan pada 17 Desember. Masing-masing dari BEM Undip, Senat Mahasiswa Undip, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Himpunan Mahasiswa Pascasarjana (Himpas), S3, dan setiap fakultas memiliki satu suara dalam pemilihan ini.

“Mengenai suara fakultas, itu tergantung bagaimana cara Senat dan BEM fakultas untuk menghimpun suara di fakultas masing-masing,” papar Ketua BEM Undip, Risky Haerul Imam.

Lebih lanjut, Risky mengungkapkan bahwa saat ini Badan Penyeleksi dan Badan Pemilih belum ditetapkan sehingga peraturan lebih lanjut mengenai teknis, misalnya tindakan yang diambil apabila hanya ada satu calon, masih akan dirumuskan kembali.

“Namun, jika memang tidak ada yang mewakili, maka kursi MWA unsur mahasiswa mungkin akan dikosongkan dalam satu periode (satu tahun),” ujar Risky. (Ayu/Manunggal)