#UndipBaikHati, Tolak Aksi Mahasiswanya Sendiri


Massa aksi tertahan di Depan Bunderan Undip, Senin (16/7). (Foto: Manunggal)

Warta Utama— Massa Aliansi Suara Undip (ASU) yang merencanakan aksi “Senja Widya Purya 3” terpaksa belum bisa memasuki area kampus Undip. Beberapa perwakilan massa masih tertahan dan berunding dengan pihak keamanan. “Sebenarnya mahasiswa menghendaki adanya aksi di Taman Inspirasi. Tapi sampai saat ini pihak keamanan melarang kita masuk dari jam setengah dua,” ujar Hilmy, selaku ketua BEM Undip saat ditemui awak LPM Manunggal, Kamis (16/7).

Perwakilan massa tertahan di depan Bunderan Undip dengan kondisi jalan akses kampus yang sudah dihalangi oleh portal dan dikerumuni polisi serta pihak keamanan kampus. “Kita dilarang masuk dan diportal. Pun baru kemarin juga adanya penyitaan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) di depan,” tambah Hilmy.

Hilmy menjelaskan bahwa sehari sebelum aksi dilangsungkan, perwakilan massa sudah meminta akses untuk keberlangsungan aksi hari ini. “Kemarin sore kami sudah meminta akses ke Koor Rumah Tangga dan orang lapangan untuk memberikan akses, jika mendapatkan arahan langsung dari Dirmawa (Direktur Mahasiswa) Pak Handoyo,” jelasnya.

Hilmy menambahkan bawah perwakilan massa aksi masih melakukan lobbying dan negosiasi kepada pihak kampus. “Semisal tetap ditahan disini (Bunderan Undip), maka rencananya kawan-kawan akan menggelar aksi di Bunderan saja,” tambahnya.

“Kami hanya ingin suara kami di dengar. Aksi kami jadi atensi rektorat dan segera dibentuk kebijakan,” tutup Hilmy di akhir sesi wawancara.

Hingga tulisan ini diterbitkan, pihak kampus (baik keamanan hingga birokrat) belum mau memberikan keterangan resmi.

Reporter: Dyah Satiti, Sofatun
Penulis: Dyah Satiti
Editor: Alfiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *