Undip Tunggu Status dan Pemimpin Baru

ManunggalCybernews – Statuta yang mendukung Peraturan Presiden No. 81/2014 mengenai Undip sebagai Perguruan Tinggi Berbadan Hukum (PTN BH) hingga kini belum juga diterima oleh Undip. Pasalnya, tanpa adanya statuta tersebut, Undip belum resmi menyandang status PTNBH.

 

“Status PTN BH itu harus diikuti dengan stauta dan SOTK (Susunan Organisasi dan Tatanan Kerja). Statuta itu sudah dibicarakan berkali-kali dan harus diparaf oleh empat kementerian,” ungkap Sekretaris Senat Undip, Profsaat ditemui di ruang (11/3). Menurutnya, statuta tersebut kini sudah berada di sekretariat negara dan akan disampaikan kepada presiden.

Bersamaan dengan proses pengesahan statuta tersebut, jabatan Profdiperpanjang menyusul rektor terpilih Prof diangkat menjadi Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti).

Prof. Sunarso menjelaskan, perpanjangan jabatan tersebut paling lama satu tahun tetapi bisa juga lebih cepat setelah adanya rektor terpilih. Dengan begitu, berkaitan dengan status Undip yang masih dalam penyempurnaan menjadi PTN BH, dibentuklah Peraturan Pemerintah No. 81 Tahun 2014 guna menyiapkan pemilihan rektor kembali yang didasarkan pada Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 2015 tentang pemilihan rektor.

Dari 229 orang yang menurut data memenuhi syarat sebagai rektor, terdapat lima bakal calon yang mendaftarkan diri menjadi rektor. Profmenjelaskan, lima bakal calon tersebut, kemudian disahkan pada rapat senat 3 Maret 2015 untuk ditetapkan sebagai calon.

(Tab)“Panitia ditugasi oleh senat melakukan penjaringan, ternyata semua (bakal calon rektor, red) memenuhi persyaratan dan senat menerima,” ujar Prof.

Selanjutnya, pada tanggal 17 Maret 2015, akan dilaksanakan penyampaian visi-misi lima calon rektor dihadapan sivitas akademika, diikuti dengan Rapat Senat Lengkap untuk memilih tiga nama calon rektor, kemudian akan dilakukan pemilihan bersama menteri pada dua April mendatang. (Tab)“Kalau semua berjalan lancar kami mengharapkan tanggal empat belas April (rektor terpilih, red) sudah dilantik,” ujar Prof. Sunarso (Gina/Manunggal).