Undip Tetapkan Perkuliahan Daring Hingga Desember Mendatang

Rektor Undip nyatakan perkuliahan daring akan dilakukan hingga Bulan Desember. (Sumber: youtube.com/SemarangEkstra)

Warta Utama— Wabah pandemi Covid-19 yang belum usai melahirkan kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim bahwa perguruan tinggi di tanah air wajib melakukan kuliah daring sampai ada kebijakan lebih lanjut. Kebijakan tersebut diikuti oleh Undip melalui Prof. Yos Johan selaku rektor menyatakan bahwa perkuliahan akan dilaksanakan secara daring sampai akhir tahun 2020, Kamis (18/6).

Mengingat risiko yang sangat tinggi di masa pandemi untuk melaksanakan kegiatan seperti wisuda dan perkuliahan secara langsung, Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Yos Johan Utama menyatakan bahwa wisuda dan perkuliahan akan tetap dilaksanakan secara daring sampai akhir tahun 2020 yang mana satu semester ke depan akan dilaksanakan kuliah daring secara penuh.

“Kalau di tingkat SD, SMP maka wilayahnya hanya tingkat kecamatan atau kelurahan. Tapi begitu bicara soal perguruan tinggi dari seluruh Indonesia bahkan dunia karena beberapa mahasiswa kita dari asing yang tentunya sangat risiko. Dan terus berlanjut sampai Desember nanti, kita akan menggunakan proses daring (wisuda, red) dan perkuliahan juga sama,” tutur Rektor Undip dikutip dari saluran Youtube Semarang Ekstra.

Pelaksanaan Wisuda ke-158 merupakan Wisuda daring pertama yang dilaksanakan oleh Undip. Sistem pada wisuda daring ini dilakukan dengan peserta wisuda berada di tempat tinggal masing-masing dan terbagi menjadi tujuh tahap. Tahap satu telah dilaksanakan pada Selasa (16/6) lalu dan tahap tujuh pada Kamis (18/6) yang dapat diakses secara umum pada saluran Youtube Undip TV Official.

“Wisuda ke-158 karena adanya kondisi Covid-19 maka Undip melakukannya dengan cara daring yang biasanya dilakukan secara luring. Prosesi dan esensinya masih dilaksanakan hanya beberapa saja yang tidak memang mungkin dilakukan seperti jabat tangan,” jelas Prof Yos.

Selain perkuliahan dalam bentuk ceramah seperti kelas dan presentasi masih bisa berjalan melalui daring, kegiatan praktikum yang membutuhkan ruangan dan peralatan khusus dirasa sulit dilaksanakan. Praktikum yang merupakan mata kuliah wajib di beberapa program studi terpaksa harus diundur sampai tahun depan mengingat kondisi yang tidak memungkinkan bagi mahasiswa datang langsung ke laboratorium di kampus.

“Kemungkinan yang sifatnya praktik-praktik akan kita tarik sampai 2021. Nanti kalau kita paksakan di sini kasihan anak-anaknya yang ke sini, mahal dan belum tentu bisa seleluasa yang bisa mereka banyangkan. Maka lebih baik ditarik ke 2021 semua praktik dikumpulkan di sana,” ungkap Prof. Yos.

Serba daring yang artinya harus terhubung melalui koneksi intenet, Undip memberikan bantuan kepada semua mahasiswa. “Pasti mahasiswa harus terhubung dengan internet maka Undip mengirim kepada mereka masing-masing sebesar seratus ribu rupiah, selain biaya konsumsi juga sebagai biaya internet. Alokasi kami kira-kira untuk internet sekitar sepuluh sampai dua puluh ribu perorang,” jelasnya.

Penulis: Fidya Azahro

Editor: Winda N, Alfiansyah

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *