Undip Terima Dua Mahasiswa Difabel

Sayoga Pradana, penyandang disabilitas yang diterima menjadi mahasiswa baru Jurusan Arsitektur Undip. (Nina/Manunggal)

Sayoga Pradana, penyandang disabilitas yang diterima menjadi mahasiswa baru Jurusan Arsitektur Undip. (Nina/Manunggal)

ManunggalCybernews—Sayoga Pradana, yang akrab disapa Yoga, tampak tak berbeda dengan mahasiswa baru lain yang turut memeriahkan upacara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Selasa (25/8). Gangguan pendengaran dan bicara pada dirinya sama sekali tidak menyurutkan antusiasmenya. Mahasiswa Jurusan Arsitektur ini, merupakan satu dari dua mahasiswa difabel yang diterima Undip tahun ini.

“Kalau tidak salah, yang satu lagi ada cacat tulang. Mahasiswa tersebut masuk di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kalau memang ada kekurangan, kita lihat kekurangannya, kami sesuaikan dengan kondisi mahasiswa tersebut,” ujar Pembantu Rektor I, Prof Muhammad Zainuri.

Menurut Prof Zainuri, setiap calon mahasiswa baru memiliki hak yang sama. Undip dapat menerima mahasiswa yang memiliki keterbatasan selama mahasiswa tersebut berkeinginan dan sanggup mengikuti perkuliahan. Pihak universitas juga akan memfasilitasi dengan memberikan pembinaan dari psikolog yang ada di Undip. Selain itu, koordinasi dengan bidang akademik dan bidang kemahasiswaan akan rutin dilakukan setiap tiga bulan untuk pemantauan.

“Undip masih memiliki masalah terkait asuransi karena terlalu mahal. Kami tidak ingin memberatkan mahasiswa. Kami masih merundingkan asuransi yang lebih menguntungkan mahasiswa serta bisa proporsional, terutama menyangkut kesehatan dan kecelakaan,” kata Prof Zainuri. (Ayu/Manunggal)