Undip Terapkan Kurikulum Baru 2017

Perbedaan Kurikulum

Kurikulum baru yang diterapkan di setiap fakultas memiliki perbedaan di masing-masing program studi (prodi) yang ada di fakultas tersebut. “Perubahan kurikulum dari yang lama ke yang baru perubahannya berbeda untuk setiap prodi. Ada yang melakukan banyak perubahan ada yang sedikit,” terang Bayu.

Perubahan kurikulum di FSM tidak hanya diberlakukan terhadap mahasiswa baru tetapi ada juga mahasiswa lama yang ikut mengalami perubahan tersebut. “Untuk angkatan lama, ada yang konversi dan ada yang transisi satu tahun. Apabila perubahannya cukup banyak maka mahasiswa lama tetap menggunakan kurikulum lama dan hanya mahasiswa baru yang menggunakan kurikulum baru,” jelasnya.

“Jika perubahannya sedikit, maka langsung diganti dengan kurikulum baru secara keseluruhan. Kurikulum diterapkan serentak untuk angkatan 2017 dan untuk mahasiswa lama sesuai dengan kebijakan prodi masing-masing,” tambah Bayu.

Lebih lanjut, Bayu menambahkan kebijakan kurikulum yang berubah pada tahun ini berbasis learning outcome. “Ada kebijakan yang berubah, dulu kurikulum berdasarkan KKNI, sekarang berbasis learning outcome,” ujar Bayu.

Salah seorang mahasiswa jurusan Hubungan Internasional 2015, Benita Sahia, berpendapat bahwa perubahan kurikulum ini sebenarnya bisa memberi dampak yang positif dan negatif bagi mahasiswa. “Dampak positifnya karena pada jurusan saya mata kuliah menjadi semakin berkembang. Hal tersebut baik untuk mahasiswa baru dalam mengambil mata kuliah,” ungkapnya.

Sedangkan dampak negatifnya, tambah Benita, dirasakan oleh mahasiswa lama yang cenderung kaget dengan perubahan mata kuliah pada semester yang baru. “Jadi kita tidak bisa mengambil mata kuliah yang seharusnya mengulang di semester kemarin karena di kurikulum baru tidak ada,” jelasnya. (Dinda, Lia, Nanik, Mutia)

 

Pages 1 2