Undip Mantapkan Langkah dengan Statuta PTN BH

Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama memberikan pernyataan mengenai PTN-BH, Kamis (28/05) di Gedung SOedarto. Persiapan Undip menyambut PTN-BH kini sudah sampai pada tahap pembentukan senat akademik. (Nina/Manunggal)

Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama memberikan pernyataan mengenai PTN-BH, Kamis (28/05) di Gedung SOedarto. Persiapan Undip menyambut PTN-BH kini sudah sampai pada tahap pembentukan senat akademik. (Nina/Manunggal)

Setahun telah berlalu, sejak Undip menerima mandat negara untuk mengubah statusnya menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN BH). Kini, statuta Undip telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No 52 tahun 2015. Rektor Undip optimistis, pada awal 2016 nanti, Undip akan sepenuhnya berstatus PTN-BH.

Sejak ditetapkannya statuta Undip pada 22 Juli lalu, kini Senat Undip tengah membentuk Senat Akademik (SA) yang merupakan salah satu organ PTN BH. SA akan dibentuk dalam waktu paling lambat dua bulan sejak PP No. 52 tahun 2015 diundangkan. Setelah terbentuk, kelak SA akan membentuk dan mengusulkan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) kepada Menteri paling lambat dua bulan terhitung sejak terbentuknya SA.

Berbeda dengan sebelumnya, statuta PTN BH perihal pengawasan akademik dan nonakademik dipisahkan. “Senat Undip yang sekarang adalah lembaga normatif tertinggi, yang bertugas memberi saran terhadap permasalahan akademik dan nonakademik. Tapi dalam organ PTN BH, karena ada Senat Akademik, maka senat yang terbentuk ini khusus mengurusi akademik. Sedangkan yang nonakademik ada dalam MWA,” jelas Sekretaris Senat Undip Prof Sunarso.

Menurut penjelasan Prof Yos Johan, anggota SA yang dibentuk berjumlah 72 orang, terdiri atas anggota ex-officio dan wakil dosen. Anggota ex-officio terdiri atas Rektor, Wakil Rektor, Dekan Fakultas, dan Dekan Sekolah, yakni pimpinan dari Diploma III yang nantinya akan berubah menjadi sekolah vokasi. Sedangkan wakil dosen berjumlah tiga kalinya jumlah anggota ex-officio, dengan total 54 anggota. Sebanyak 54 anggota tersebut diisi oleh tiga dosen sebagai perwakilan tiap fakultas, sisanya akan dibagi berdasarkan jumlah dosen yang ada di fakultas.

Pages 1 2