Undip Jadi Tuan Rumah dalam Temu Administrator Muda Regional Jateng

IMG_20150330_114505

Ketua HMJ Administrasi Publik, Cuher Santoso mengawali Focus Grup Discussion dalam Temu Administrator Muda Regional Jateng, Sabtu-Minggu (28-29/3) di Balai Pelatihan Transmigrasi, Semarang. (Klaudia/Manunggal)

ManunggalCybernews – Dalam rangka membangun hubungan yang lebih dekat antarjurusan Administrasi Publik/Negara universitas se-Jawa Tengah, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Administrasi Publik FISIP Undip menggelar acara Temu Administrator Muda Regional Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu (28-29/3) di Balai Pelatihan Transmigrasi Semarang.

Acara bertema Menjalin Silaturahmi untuk Jurusan yang Menginspirasi ini, dihadiri oleh 36 delegasi dari berbagai universitas se-Jawa Tengah, seperti Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Universitas Tidar Magelang (UTM), Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), dan Universitas Diponegoro (Undip) sendiri sebagai tuan rumah.

Ketua panitia, Rama Dyluber mengatakan, acara ini pada awalnya digagas oleh tiga universitas, yakni Unsoed, UNS, dan Undip pada akhir Desember 2014 saat mereka mengadakan pertemuan pertama kali di kampus UNS.

“Dari situ kita kumpul bareng untuk menyiapkan Temu Regional. Buat penunjukan tuan rumah, Undip mengajukan diri secara langsung,”ujarnya.

Temu Regional ini, kata Rama, juga sebagai pondasi awal untuk memupuk persaudaraan. Sehingga, susunan acara yang dibuat pun tidak terlalu berat dan belum menghadirkan seorang pembicara untuk membahas isu-isu yang berkaitan dengan dunia Administrasi Publik/Negara.

“Ini baru pertama kali kita meletakan batu pondasi. Untuk (pertemuan) ke depannya nanti, akan dibahas bersama dalam acara ini. Karena kita baru membangun pondasi, mungkin Temu Regional selanjutnya kita baru bisa mendatangkan pembicara,”katanya.

Adapun rangkaian acara dalam Temu Regional ini meliputi Forum Silaturahmi, Deklarasi, Focus Group Discussion (FGD), dan pembahasan untuk Temu Regional ke depan.

Adapun tema FGD yang diangkat adalah Polemik Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015 di Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, draft hasil FGD akan dibagikan ke teman-teman mahasiswa guna membantu mereka memahami isu tersebut.

Melalui acara ini, Rama berharap, hubungan antarjurusan Administrasi Publik/Negara universitas se-Jawa Tengah bisa lebih dekat. Sehingga, ketika ada Temu Administrator Muda Indonesia (AdMI) Nasional, bisa lebih menjalin kerja sama. (Klaudia/Manunggal)