Undip Cerdas Mengemas untuk UMKM Tamanrejo

(Dok.Istimewa)

Kendal — Senin (08/06), Tim II KKN Undip Desa Tamanrejo melakukan program pemberdayaan UMKM dengan tema “Cerdas Mengemas” ke tempat usaha jamu tradisional kemasan di RT 001 RW 02 Desa Tamanrejo. Usaha jamu tradisional kemasan milik Bapak Dahwono ini telah berdiri sejak tahun 2015 yang dimulai melalui pelatihan pembuatan jamu tradisonal oleh mahasiswa KKN Unnes tahun 2015. Usaha ini beroperasi secara manual, yaitu menggunakan parut yang berfungsi untuk menghaluskan temulawak, kunyit, dan jahe sebagai bahan utama.

Mahasiswa Tim II KKN UNDIP Desa Tamanrejo sebelumnya telah melakukan peninjauan permasalahan yang ada pada usaha jamu tradisional kemasan ini. Didapatkan beberapa kendala seperti metode produksi yang masih manual dan belum menggunakan mesin modern. Kemudian, jamu  yang diproduksi masih belum memiliki branding terutama pada aspek kemasan.

Cerdas Mengemas merupakan salah satu solusi terhadap permasalahan branding terutama pada aspek kemasan. Kemasan jamu tradisional ini mulanya hanya menggunakn plastik bening tipis yang kurang menarik. Namun saat ini, jamu tradisional sudah menggunakan ecopack sebagai kemasannya, sehingga lebih inovatif dan menarik dibandingkan sebelumnya.

Perubahan kemasan tentunya akan menambah biaya produksi pada usaha jamu tradisional kemasan milik Bapak Dahwono ini. Namun, hal tersebut berdampak positif pada peningkatan penerimaan usaha karena akan menarik konsumen dalam membeli jamu karena unsur kemasannya yang berbeda. Diharapkan dengan adanya program ini, UMKM jamu kemasan dapat mengambil peluang pasar dan semakin berkembang ke depannya.

Nila Maemunah

Program Studi Agribisnis

Fakultas Peternakan dan Pertanian