Trove Campaign, Kampanye Peduli Lingkungan Bersama Warga Kemijen

(Dok. Istimewa)

 

ManunggalCybernews – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat Universitas Diponegoro menyelenggarakan “Trove Campaign” yang bekerjasama dengan Komjen (Komunitas Masyarakat Kelurahan Kemijen) dan LPMK (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan) pada Sabtu (30/4) di RW 10 Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk aksi kepedulian mahasiswa Hubungan Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip terhadap pelestarian dan kepedulian lingkungan. Terdapat beberapa rangkaian acara antara lain Jogging bersama warga Kemijen, melihat lingkungan sekitar yang dipandu oleh komunitas Semarang Runners, kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan, serta penyuluhan kesadaran lingkungan. “Tujuan diadakannya kegiatan kampanye ini untuk menumbuhkan rasa kepedulian warga terhadap lingkungannya, khususnya terkait masalah sampah,” ungkap Aysah Karlina, ketua pelaksana Trove Campaign.

Selain permasalahan lingkungan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan antar warga Kemijen. “Harapannya, Campaign yang kita lakukan ini tidak berhenti setelah rangkaian acara selesai, melainkan berlanjut dan dapat rutin dilakukan oleh masyarakat Kemijen. Sehingga warga Kemijen lebih peduli dengan lingkungannya dan dapat membuat warga saling gotong royong membangun Kemijen menjadi Kelurahan yang bersih,” tambah Aysah.

Senada dengan Aysah, Lurah Kemijen, Tjatur Edi Wardono menyambut baik kegiatan Trove Campaign. “Rob dan sampah  memang sudah mulai berkurang di lingkungan Kemijen beberapa waktu ini. Inilah waktunya warga Kemijen untuk bergerak bersama dalam upaya pelestarian lingkungan kita,” ujar Edi.

Disamping itu, pada acara penyuluhan kesadaran lingkungan menghadirkan Ika Yudha Kurniasari, ketua Bank Sampah dan Komunitas Resik Becik Semarang dan FX Hartono selaku ketua Kelompok Tani Cinta Bunga Kelurahan Tembalang sebagai pembicara. Dalam penyuluhan tersebut dihadiri oleh masing-masing perwakilan RT yang diwakili oleh PKK dan Karangtaruna setempat dengan membahas mengenai bahaya sampah dan pengolahan sampah melalui proses komposting.

Yesica Ratnasari                                                                                                                              

Mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik