Tips Anti Begal saat Berkendara

1429322183377

Akhir-akhir ini, aksi pembegalan yang melibatkan pengendara motor semakin kerap terjadi.Tindakan kriminal tersebut memakan korban dari berbagai kalangan termasuk mahasiswa.Seorang mahasiswi Polines yang sempat nyaris menjadi korban begal mengatakan, pelaku menggunakan berbagai modus untuk melakukan aksinya. Berikut adalah cerita dari mahasiswi tersebut.

“Waktu itu Jumat malam, aku sama pacarku dari arah Tembalang mau pulang ke Mangkang. Di daerah Sam Poo Kong, ada motor yang mepet-mepet dan mas-mas pengendaranya marah-marah. Dia bilang, kami ngajak ribut karena motor kami nyalain klakson terus-menerus. Padahal, nggak ada yang nyalain klakson. Si mas itu adu mulut, bahkan sempat mau ngeluarin sesuatu dari sakunya. Untungnya, ada bapak-bapak yang menolong. Mas-mas itu langsung kabur setelah diancam akan dilaporin ke polisi.”

Kejahatan memang dapat terjadi dimana pun dan kapan pun. Hal yang harus kita lakukan adalah mengantisipasi untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk. Supaya lebih aman berkendara, kita bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan.

Simpan barang-barang berharga

Jangan memakai atau menggunakan barang berharga yang kita miliki di jalan karena hal tersebut bisa mengundang penjahat. Simpan barang-barang berharga di dalam tas.

Periksa kelengkapan berkendara dan kondisi motor

Gunakan perlengkapan mengendarai motor, seperti helm dan jaket. Beberapa pelaku begal motor mengincar pengendara motor yang tidak memakai atribut lengkap. Mereka berpikir, orang-orang seperti itu akan lebih mudah dilawan.

Cek kondisi motor

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya masalah pada motor yang dapat memaksa kita menghentikan motor di tempat-tempat sepi. Kita pasti nggak mau kehabisan bensin di tengah malam yang sepi, kan?

Pergi beramai-ramai

Hindari pergi keluar dengan motor sendirian di malam hari, terutama di daerah yang sepi dan rawan. Tempat yang sepi akan menjadi tujuan utama begal motor, karena mereka bebas melakukan aksi. Meski begitu, tetaplah berhati-hati walaupun sudah pergi bersama-sama dengan teman karena itu bukan berarti bisa terbebas dari aksi kejahatan.

Hindari tempat atau jalanan yang sepi

Pilih rute jalan yang aman dan ramai. Jangan menghentikan motor di tempat yang sepi. Dalam beberapa kejadian, begal motor menggunakan modus tertentu sebelum menghentikan motor orang lain, seperti yang dialami mahasiswi Polines tersebut. Lajukan motor dengan kencang meninggalkan pelaku atau jika terpaksa, cari kesempatan untuk menghentikan motor di tempat yang lebih ramai, seperti di dekat warung makan atau pom bensin.

Tetap tenang

Apabila ternyata mengalami pembegalan atau aksi kejahatan lainnya, jangan panik dan takut. Ulur waktu, lalu coba untuk minta pertolongan pada orang lain.

Amati keadaan

Seandainya mengalami atau melihat kejadian pembegalan, penjambretan, atau bahkan penipuan saat mengendarai motor, amati ciri-ciri dan wajah pelaku. Perhatikan pula hal lain yang dapat membantu polisi untuk menangkap pelaku kejahatan, misalnya lokasi kejadian. Lalu, segera lapor ke polisi.

Di luar semua itu, jangan lupa untuk tetap berdoa agar kita selamat saat berkendara. Semoga perjalanan kita selalu aman dan nyaman ya! (Ayu,dari berbagai sumber)