Tim PKM Undip Ciptakan Inovasi Rumpon Penangkap Ikan

(Dok. Istimewa)

ManunggalCybernews– Rusaknya terumbu karang yang merupakan habitat ikan menyebabkan ikan sulit untuk ditangkap. Hal itulah yang menjadi inspirasi bagi tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Undip untuk membuat alat Automatic Lightning Rumpon (AUTOLION). “Untuk judul yang kita ambil itu Automatic Lightning Rumpon, suatu alat pengumpul ikan yang dilengkapi atractor suara dan lampu nyala otomatis,” tutur Shasa Chairunnisa, Ketua tim PKM.

Cara kerja AUTOLION yaitu dengan menarik perhatian ikan dengan menggunakan cahaya dan suara. “Alasannya, ikan ada yang bersifat autotaksis positif yaitu mendekati cahaya, sama akusitaksis positif, yaitu mendekati suara,” lanjutnya.

AUTOLION menggunakan sel surya untuk menyerap cahaya matahari yang kemudian akan disimpan dalam accu. “Jadi di siang hari tugas sel surya menyerap energi matahari, di malam harinya energinya disimpan di dalam accu, energi itu digunakan untuk menyalakan atractor suara sama cahaya,” jelas Shasa.

Shasa mengatakan permasalahan lainnya yaitu tertangkapnya ikan kecil yang seharusnya tidak tertangkap untuk menjaga kelestarian ikan. “Ikan yang masih bayi-bayi kalau pakai alat kita ini, ikan kayak juvenil ini tidak tertangkap karena organnya belum sempurna, jadi belum bisa respon terhadap cahaya sama suara,” tambah Shasa.

Alat tersebut, tambah Shasam, telah diuji coba di laboratorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan di Tambak Lorok, Semarang. Dalam uji coba pada skala lapangan, hasil tangkapan dari rumpon nelayan dan rumpon hasil inovasi meningkat drastis. “Dari uji coba, dengan papan rumpon itu hasil tangkapan nelayan hanya 0,2 kg sedangkan dengan menggunakan AUTOLION ini jadi 4 kg,” jelas Shasa. (Rivan, Deni/Manunggal)