Termivera, Kurangi Tar dan Nikotin dengan Sansiviera

Foto bersama tim PKM-KC Termivera, Filter Alami Sensiviera. (Dok. Pribadi)

Foto bersama tim PKM-KC Termivera, Filter Alami Sensiviera. (Dok. Pribadi)

ManunggalCybernews—Tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karya Cipta (PKM-KC) Filter Alami Sansiviera (Termivera), memproduksi filter alami penurun kadar tar dan nikotin pada rokok dengan bahan alami yaitu Sansiviera atau tanaman lidah mertua. Tim ini beranggotakan empat mahasiwi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yakni, Nabilah Fairusiyyah, Catur Putri Ariyanti, Marisa Gita Putri, Hafidzoh Najwati dan satu mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika (FSM), Steven Suhandono.

PKM ini lahir dari keprihatinan tim terhadap tingginya jumlah pencandu rokok di Indonesia, padahal kandungan nikotin dan tar pada rokok dapat meningkatkan resiko terserang penyakit kronis. Tim juga menemukan bahwa selama ini, masyarakat masih belum mengetahui manfaat dari tumbuhan alami di sekitar mereka, seperti Sansiviera yang mampu menetralisir polusi asap rokok. Tim pun akhirnya mencetuskan pembuatan filter tetes untuk rokok dari ekstrak Sansiviera.

Termivera dihasilkan melalui serangkaian uji coba dan tes laboratorium, yang menunjukkan bahwa filter tetes ini mampu mengurangi kadar nikotin sebesar 30,35 persen dan mengurangi kadar tar sebesar 71,43 persen pada rokok. Termivera pun unggul dibandingkan filter lain yang umumnya terbuat dari bahan kimia, karena tidak menyebabkan pusing dan mual.

Selain mendapatkan nomor registrasi dari Kementerian Hukum dan HAM, produk ini juga telah dipresentasikan di The 2ndIndonesian Conference on Tobacco or Health, pada 27-29 Mei 2015 di Jakarta dan dipublikasikan dalam bentuk proceeding.  Beberapa media cetak dan media online juga telah mempublikasikan filter tetes ini.

Hafidzoh Najwati, anggota tim Termivera berharap, produk ini dapat mengurangi jumlah pencandu rokok di Indonesia. “Jadikan suatu karya yang kita lakukan, agar dapat bermanfaat bagi masyarakat. Masalah nanti juara, itu adalah bonus dari kerja keras kita. Kita ikhlaskan dulu agar bermanfaat bagi masyarakat, agar bisa terealisasi dan dipublikasikan. Semoga Undip bisa juara umum Pimnas,” kata Hafi. (Kalista/Manunggal)