Taman Baca Untuk Masyarakat Desa Kadilangu Kabupaten Pati

(Dok.Istimewa)

Seiring dengan adanya dukungan dari pemerintah terhadap Gerakan Membaca Masyarakat muncul istilah-istilah alternatif yang menggeser istilah perpustakaan yang salah satunya adalah Taman Baca Masyarakat (TBM). Kemunculan TBM menjadi embrio pendidikan alternatif (informal/nonformal) untuk mendorong gerakan membaca masyarakat secara swadaya.

Berdirinya TBM Desa Kadilangu berawal dari ajakan salah seorang warga desa, yaitu Pak Udin. Beliau menghibahkan perpustakaan pribadinya untuk dijadikan taman baca umum. Oleh karena itu, Tim II KKN Undip Desa Kadilangu bersama warga sepakat untuk membangun taman baca tersebut yang juga dijadikan sebagai salah satu program multi KKN Tim II Undip.

Proses pembangungan ini dimulai dengan perencanaan dan penghitungan anggaran. Setelah mufakat, Tim II KKN Undip kemudian membenahi ruangan taman baca dimulai dengan pengecatan ulang ruangan dan rak-rak buku sampai dengan menyusun kembali buku-buku yang ada sesuai klasifikasinya.

Selain membangun dari segi fisik, Tim II KKN Undip Desa Kadilangu juga menggandeng pihak ARPUSDA Kabupaten Pati untuk melakukan pembinaan, edukasi, peminjaman buku dengan program silang layang, dan evaluasi terhadap taman baca yang akan didirikan. Selain itu, pihak ARPUSDA juga diundang untuk ikut serta mengisi acara pembukaan dari TBM.

Pada Kamis (16/8), dilakukan peresmian Taman Baca Masyarakat dengan menggunting pita yang dipimpin oleh Bapak Kepala Desa Kadilangu, Arif Heru Prasetyo. TBM ini diresmikan dengan nama Taman Baca Masyarakat Hasan atau TBM Hasan yang diambil dari nama bapak yang menghibahkan  taman baca ini, yaitu Pak Hasanudin. Dalam acara peresmian TBM Hasan juga dihadiri oleh perangkat desa Kadilangu beserta ibu, guru-guru SD Desa Kadilangu, pihak ARPUSDA, dan juga siswa-siswi SD Desa Kadilangu. Setelah dilakukan peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan acara story telling, pemutaran film edukasi, dan pembagian hadiah.

Terbentuknya TBM Hasan mendapat tanggapan yang sangat positif dari warga Desa Kadilangu maupun dari anak-anak kecil yang dapat terlihat dari antusiasme membaca dan mengunjungi TBM Hasan walaupun proses pembenahannya belum selesai. Nantinya, TBM Hasan Desa Kadilangu tidak hanya dapat digunakan sebagai taman baca, tetapi juga dapat  difungsikan sebagai tempat berkumpul organisasi pemuda Desa Kadilangu seperti karang taruna, IPNU dan IPPNU. Tim II KKN Undip berharap agar TBM Hasan terus maju dan dapat menjadi sarana belajar masyarakat Desa Kadilangu untuk terus mengembangkan diri menjadi sumber daya manusia berkualitas untuk Indonesia yang lebih baik.

Yunia Dharma

Mahasiswi Departemen Akuakultur

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan