Susul FEB, Teknik Kimia Buka Kelas Internasional

Teknik Kimia merupakan salah satu prodi yang telah mendapatkan pengakuan ASEAN University Network (AUN) sehingga dapat membuka kelas internasional, Rabu (7/6). (Chami/Manunggal)

Teknik Kimia merupakan salah satu prodi yang telah mendapatkan pengakuan ASEAN University Network (AUN) sehingga dapat membuka kelas internasional, Rabu (7/6). (Chami/Manunggal)

Dengan pengakuan ASEAN University Network (AUN), program studi (prodi) di Undip dapat membuka Kelas Internasional yang dapat menampung mahasiswa dari luar Indonesia yang ingin berkuliah di Indonesia dengan tingkat kurikulum yang sama dengan beberapa Universitas yang menjadi mitra.

Direktur Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP), Prof Edy Rianto mengatakan dengan adanya pengakuan Asean University Network (AUN), Teknik Kimia dapat membuka Kelas Internasional atau Internasional Undergraduate Program (IUP) seperti yang terdapat pada Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB). “2015 awal, kita mengajukan tiga program studi (prodi), yaitu teknik kimia, teknik mesin, ilmu kesehatan masyarakat. Ketiga prodi tersebut mendapat pengakuan AUN,” ujar Prof. Edy saat ditemui tim Joglo Pos pada Rabu (17/5) di kantor LP2MP.

Dari Kelas Internasional tersebut, mahasiswa mendapat gelar single degree atau double degree dengan universitas yang menjadi mitra. “Kami punya kerjasama double degree dengan The Hague University, NTUSA Taiwan kemudian ada rencana lagi dengan Inggris,” ujar Ketua Departemen Teknik Kimia, Siswo Sumardiono.

Sebelum Kelas Internasional dibuka, Siswo mengatakan ada seleksi dari mahasiswa reguler sebanyak 20 orang untuk dijadikan satu kelas. “Kami sudah menginisiasi setahun sebelumnya, sehingga kami mengambil dari mahasiswa reguler 20 orang dan dosen sudah kita plot untuk menyiapkan diri setahun sebelumnya,” jelas Siswo.

“Dari pihak jurusan membuka open recruitment (oprec) ada berkas yang harus disampaikan kemudian kita mengajukan diri setelah itu dipilih sekitar 20 orang dari seleksi berkas dan peringkat nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK),” ujar Herlambang, salah satu mahasiswa  yang  lolos dan berkesempatan masuk dalam kelas tersebut.

Tenaga Pengajar Ahli

Menurut Prof. Edy, Teknik Kimia telah memiliki banyak tenaga pengajar ahli sehingga dirasa sudah cukup siap untuk melakukan pembelajaran berbasis internasional “Profesor-profesor muda yang berasal dari Teknik Kimia banyak, hal tersebut menunjukkan bahwa mereka para pejuang di bidang keilmuan,” jelas Prof. Edy.

Sependapat dengan Prof Edy, Herlambang mengatakan dosen yang mengajar dapat mudah beradaptasi dengan pengajaran berbasis internasional. “Beliau sudah memiliki basic, ada yang lulusan dari Malaysia, lulusan dari Jerman, jadi beliau-beliau sudah cakap,” jelas Herlambang.

Pendaftaran Kelas Internasional atau IUP ini dilaksanakan oleh Undip dengan adanya jalur penerimaan khusus IUP yang terintegrasi dengan IUP lainnya yang ada di Undip. “Universitas menyelenggarakan jalur penerimaan khusus IUP, ada di FEB dengan program studi accounting, finance and bussiness, kemudian economic ditambah chemical engineering, jadi empat program studi itu seleksinya satu pintu dibawah LP2MP,” jelas Siswo.

Prof Edy berharap lulusan dari Kelas Internasional memiliki wawasan internasional selain dari bidang ilmu yang dipelajari dari kelas tersebut. “Yang jelas mereka bahasa Inggrisnya matang jadi siap untuk berkomunikasi dengan mitranya dari seluruh penjuru dunia,” tutupnya. (Rivan/Manunggal)

http://manunggal.undip.ac.id/joglo-pos-edisi-ii-tahun-xvii-12-juni-12-juli-2017/

Versi cetak artikel ini terbit di buletin Joglo Pos Edisi II / Tahun XVII / 12 Juni – 12 Juli 2017 di halaman 2 dengan judul “Susul FEB, Teknik Kimia Buka Kelas Internasional”.