Senator Rawan Rangkap Jabatan, Senat Imbau Ada Pembatasan di Fakultas

1447904627378

ManunggalCybernews—Selain dimeriahkan oleh penentuan calon ketua dan wakil ketua BEM, pemilihan umum raya (pemira) juga diwarnai oleh proses pencalonan senator. Berdasarkan Peraturan Senat Mahasiswa (SM) Undip No. 32/SK/SM Undip/XI/2015, calon senator yang mendaftar harus ditetapkan sebagai perwakilan dari Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Alasannya adalah agar suara-suara yang ada fakultas dapat langsung dibahas oleh SM Undip,” kata Ketua Komisi IV SM Undip, Sulistyo Nugroho.

Sistem perwakilan ini memungkinkan adanya rangkap jabatan. Mengenai hal tersebut, Sulistyo mengungkapkan bahwa sebetulnya SM Undip ingin agar tidak ada rangkap jabatan seperti ini. Ada hal-hal yang mungkin terjadi jika senator memiliki jabatan di tempat lain.

“Sebagai contoh, jika ketua SMF merangkap jabatan sebagai ketua SM, maka bisa jadi kepentingan yang dibawa adalah kepentingan fakultasnya,” ujar Sulistyo.

Apabila hal itu terjadi, maka sistem yang dijalankan oleh SM Undip tidak berjalan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, SM Undip berupaya untuk mengatasi hal ini. Salah satu hal yang dilakukan SM Undip adalah dengan mengimbau fakultas agar membatasi jabatan pengurus yang menjadi perwakilan di SM Undip. Misalnya, perwakilan yang maju ke SM Undip hanya bisa menjabat sebagai anggota di fakultasnya.

Terkait jumlah kursi, anggota SM Undip yang mewakili fakultas dibatasi sebanyak dua orang. Adanya perbedaan jumlah mahasiswa pada masing-masing fakultas tidak memengaruhi peraturan ini. Setiap fakultas dianggap sama, sehingga setiap fakultas hanya bisa diwakili oleh dua mahasiswa. (Ayu/Manunggal)