Seminar Caraka Festival 2014 Kembali Digelar

Ayu Uswatun (kiri) dan  Reza Tarmizi (kanan) tampil sebagai moderator dan pembicara dalam Seminar Caraka Festival 2014 di Gedung Poncowati, Patrajasa, Semarang, Kamis (18/12). (Dok.Istimewa)


ManunggalCybernews – Bertempat di Gedung Poncowati, Patrajasa, Semarang, Caraka menggelar seminar bertajuk Realisasi Imaji, Kamis (18/12). Seminar yang merupakan salah satu rangkaian acara Caraka Festival 2014 ini, dibuka dengan pemukulan drum oleh Anggito P Sandya (Ketua Caraka Festival 2014), Hani Hapsari R (Perwakilan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia), dan Amir Machmud (Pemimpin Redaksi Suara Mederka).

Anggi mengatakan, seminar ini berperan sebagai jembatan dalam memandu mahasiswa dalam menentukan pilihannya setelah masa perkuliahan berakhir.

“Dalam seminar ini, akan dihadirkanpembicara yang sudah berpengalaman pada suatu karakter dan bidang yang sudah mereka tekuni,” ujarnya.

Seminar yang pernah diselenggarakan tahun lalu ini dibagi dalam lima sesi. Sesi pertama, diisi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Reza Tarmizi, dengan materi creativepreneur, yang menerangkan kiat-kiat dalam usaha yang bergerak dalam industri kreatif. Reza mengatakan, mahasiswa harus optimistis untuk mencapai sukses.

“Insan Kreatif sangat diperlukan untuk mencari solusi dalam setiap masalah, intinya jangan ragu untuk memulai,” ujarnya.

Sesi kedua, diisi Manajer Band White Shoes and The Couples Campany, Indra Ambeng,yang menjelaskan mengenai cara menciptakan identitas musik antimainstream ditengah derasnya arus mainstream.

Sesi ketiga, diisi Sales and Marketing Director of Suara Merdeka, Eri Kuncoro, yang memberi materi tentang Digital Technology. Selanjutnya, Sesi keempat diisiAdi Seseq Nugroho, Diki Setya, dan Yoga (Perwakilan Creative Circle Indonesia) yang bebagi materi tentang pengalamannya membuat idetintas salah satu calon presiden RI.

Terakhir, Bena Kribo, Marlo, Vendryana, Ardinhai, Dinoharyo, dan Chandra (Founders Indovidgram) hadir untuk memperkenalkan lebih jauh komunitas mereka dan mengajak mahasiswa untuk memberi gebrakan baru yang dapat memberikan perubahan. (Nuzul/Manunggal)