Roti Ganjel Rel, Alternatif Oleh-oleh Semarang

(Clara/ Manunggal)

(Clara/ Manunggal)

Semarang memiliki berbagai macam makanan dan jajanan khas yang tentunya sudah diketahui masyarakat umum seperti bandeng presto, lumpia, dan wingko babat. Namun, jajanan tradisional Semarang semakin terlupakan karena banyaknya jajanan modern di pasaran. Salah satu jajanan tradisional itu adalah Roti Ganjel Rel yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Roti Ganjel Rel adalah camilan khas Semarang yang sering ditemui saat tradisi Dugderan untuk menyambut bulan puasa. Roti ini dinamakan Ganjel Rel karena teksturnya yang bantat dan bentuknya yang hampir persegi menyerupai bantalan rel. Masyarakat percaya bahwa roti ini menjadi simbol supaya tidak ada “ganjelan” atau hambatan selama berpuasa.

Sebagai salah satu peninggalan Belanda, resep yang digunakan masih dipertahankan. Seperti adanya taburan wijen, campuran kayu manis, dan gula aren yang memberikan aroma khas tersendiri. Karena teksturnya yang padat, roti kecokelatan yang legit ini sangat mengenyangkan meskipun hanya dengan beberapa potong. Roti ini sangat cocok dinikmati dengan teh hangat.

Kini, roti ini semakin sulit ditemukan dan hanya dapat dibeli di tempat-tempat khusus seperti toko-toko roti tempo dulu dan di sekitar Pasar Johar Semarang. Roti Ganjel Rel tentu dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk dijadikan buah tangan dari deretan oleh-oleh khas Semarang lainnya. (Clara/Manunggal)