Pyramid Chessboard sebagai Alat Intervensi untuk Mencegah Kepikunan

Gambar Catur

Dokumen Pribadi

Kepikunan (dementia) pada lansia menyebabkan adanya kesulitan untuk mengingat detail tertentu dalam keseharian. Salah satu permainan yang dapat meningkatkan perhatian dan konsentrasi adalah permainan catur. Oleh karena itu, empat mahasiswa Fakultas Psikologi, yaitu Bayu Rizky Adnan, Puguh Suwito, Jauharotun Nikmah, dan Ibtichal Gusyani membuat sebuah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Penelitian untuk menguji efektivitas papan catur tiga dimensi (pyramid chessboard) sebagai alat intervensi untuk mencegah kepikunan dengan cara meningkatkan konsentrasi.

                   Subjek penelitian berjumlah 20 orang dengan jenis kelamin laki-laki, berusia antara 55-64 tahun, berdomisili di Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Pengukuran pre test dan post test menggunakan digit span sub-test Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS). Intervensi berupa permainan catur menggunakan Pyramid Chessboard sebanyak empat kali.

                   Analisis data penelitian menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukan, terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi pre-test dan post-test p = 0.001 (p< 0.05). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pyramid chessboard memiliki pengaruh terhadap peningkatan konsentrasi. Permainan catur menggunakan alat pyramid chessboard ini dapat memberikan fokus perhatian dan konsentrasi yang lebih tinggi dalam mengingat dan mengatur strategi berpikir, sehingga mampu untuk mencegah terjadinya kepikunan dini.

                   Perbedaan yang mendasar dari proses permainan catur menggunakan pyramid chessboard adalah adanya aktivitas motorik yang lebih dari permainan catur biasa, di mana pemain catur harus mengangkat lengan saat memindahkan bidak-bidak catur, hal tersebut membuat para pemain harus lebih berkonsentrasi.


Oleh : Bayu Rizky Adnan

Mahasiswa Jurusan Psikologi


Kanal Citizen Journalism ini merupakan media mahasiswa. Setiap berita/opini di kanal ini menjadi tanggung jawab penulis.