Presiden Joko Widodo Resmikan Gedung Baru Sekolah Vokasi Undip

Peresmian Gedung Sekolah Vokasi Undip oleh Presiden Joko Widodo melalui siaran live streaming, Rabu (26/8) (Foto: Saluran Youtube Sekretariat Presiden RI)

Warta Utama— Gedung baru Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui saluran Youtube Undip TV Official dan Sekretariat Presiden RI pada Rabu (26/08). Peresmian ini berlangsung secara daring dengan Presiden Joko Widodo berada di Istana Kepresidenan Bogor berserta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Gedung baru Sekolah Vokasi ini merupakan hibah dari Perusahaan Astra dan Sinarmas. Pembangunan gedung ini dimulai pada 12 Maret 2019 dan sekarang sudah selesai dibangun dan siap digunakan. Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Yos Johan Utama menyatakan bahwa bantuan hibah ini merupakan aksi nyata dunia industri yang peduli pada perkembangan vokasi di Indonesia yang sejalan dengan kebijakan Kemendikbud dalam Kampus Merdeka, Merdeka Belajar.

“Gedung kampus ini berkonsep green building yang mengedepakan save energy dan water treatment serta keunggulan lainnya. Dan merupakan gedung yang peduli pada kelompok disabilitas,” terang Prof Yos.

Presiden Joko Widodo dalam pidatonya menyambut baik dukungan dunia industri pada keberlangsungan peningkatan sumber daya manusia di jenjang perkuliahan terutama vokasi. Presiden Joko Widodo juga mengharapkan selain bantuan berupa infrastruktur, bidang insudtri juga memberikan peluang lebih besar bagi mahasiswa untuk magang. Seperti dalam kebijakan Kampus Merdeka di mana akses mahasiswa untuk belajar sambil bekerja dan mendapat pengalaman pada siapa dan di mana saja yang bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan baru yang relevan agar lebih siap menempuh dunia kerja nantinya dan dapat bersaing dengan negara lain.

“Tetapi selain penyediaan infrastruktur di dalam kampus. Yang juga sangat penting adalah akses mahasiswa untuk magang. Akses untuk mahasiswa belajar dan bekerja di dalam industri bukan hanya satu dua minggu tapi paling tidak satu semester,” ujar Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, dengan hal tersebut sinergitas antara pelaku industri, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan lembaga pendidikan tinggi dapat dibangun untuk meningkatkan perekonomian nasional.

“Inovasi model kerja sama harus terus dikembangkan. Masing-masing pihak harus membuka diri untuk berubah untuk menemukan model kerja sama baru yang saling menguntungkan dan menghasilkan nilai tambah yang maksimal untuk perekonomian nasional,” tutup Presiden Joko Widodo.

Penulis: Fidya Azzahro

Editor: Winda Nurghaida, Alfiansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *