PKKMB 2015 Tanpa Bibit Pohon

 

Mahasiswa baru Undip mengikuti upacara PPKKMB di Stadion Utama Kampus Undip Tembalang, Selasa (25/08). Namun, tahun ini mahasiswa baru tidak dihimbau untuk membawa bibit pohon seperti tahun sebelumnya. (Nina/Manunggal)

Mahasiswa baru Undip mengikuti upacara PKKMB di Stadion Utama Kampus Undip Tembalang, Selasa (25/08). Namun, tahun ini mahasiswa baru tidak diimbau untuk membawa bibit pohon seperti tahun sebelumnya. (Nina/Manunggal)

ManunggalCybernews – Tradisi membawa bibit pohon oleh mahasiswa baru Undip tidak tampak pada tahun ini. Pasalnya, tidak ada imbauan dari universitas maupun panitia Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2015 untuk membawa bibit pohon.

Sebaliknya, pada ODM tahun ini, mahasiswa disibukkan oleh tugas-tugas baru yang belum pernah ada sebelumnya, yaitu membuat lukisan bertema Diponegoro, menghafalkan lagu-lagu, di antaranya Totalitas Perjuangan dan Buruh Tani, serta menghafal flashmob.

Menurut keterangan Ketua Pelaksana ODM, Albanu Khalam, perubahan ini didasari oleh pengalaman tahun-tahun sebelumnya. “Tahun lalu, bibit memang ditanam di belakang kampus. Tapi, tidak semua mahasiswa baru ikut menanam pohon,” kata Albanu saat ditemui di Stadion Diponegoro usai menhgikuti upacara PPMB, Selasa (25/8).

Lebih lanjut, Albanu mengungkapkan bahwa ada bibit yang justru diurus oleh pengelola kampus. Oleh karena itu, agar kegiatan penghijauan Undip efektif dilakukan, ada kebebasan pada setiap fakultas untuk mengimbau mahasiswanya agar membawa bibit pohon sesuai kebutuhan masing-masing. “Misalnya, FPP ingin mengimbau mahasiswanya membawa pohon mangga untuk dikembangbiakkan atau Fakultas Teknik membutuhkan tanaman hias untuk ditanam, silakan dilakukan, tidak masalah,” ujar Albanu. (Ayu, Putri/Manunggal)