Pimred LPM Manunggal Sampaikan Materi Dasar Jurnalistik

Nur Ainina Razan, Pemimpin Redaksi LPM Manunggal sedang menjelaskan materi dasar jurnalistik dalam Workshop Jurnalistik yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) di Gedung C Ruang 11 FK Undip, Sabtu (26/4). (Kalista/Manunggal)

Nur Ainina Razan, Pemimpin Redaksi LPM Manunggal sedang menjelaskan materi dasar jurnalistik dalam Workshop Jurnalistik yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) di Gedung C Ruang 11 FK Undip, Sabtu (26/4). (Kalista/Manunggal)

ManunggalCybernews—Pemimpin Redaksi Lembaga Pers Mahasiswa (Pimred LPM) Manunggal Universitas Diponegoro, Nur Ainina Razan, menjadi pembicara materi dasar jurnalistik dalam Workshop Jurnalistik yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM FK) di Gedung C Ruang 11 FK Undip, Sabtu (19/4).

Sebelum menjelaskan materi dasar jurnalistik, Nina mengenalkan LPM Manunggal pada peserta workshop. Pengenalan tersebut meliputi struktur organisasi, alur kerja produk cetak, dan proses kaderisasi pengelola LPM Manunggal. Pada materi dasar jurnalistik, Nina menerangkan teknik memeroleh berita, teknik wawancara, dan jenis berita. Nina mengatakan, sebagai bahan untuk memeroleh berita, jurnalis perlu menemukan isu apa yang akan diangkat. Kemudian, tentukan narasumber dan lakukan wawancara. Namun, tidak semua poin wawancara harus ditulis dalam berita.

Ketika menulis berita, jurnalis perlu berpatokan pada ketentuan kepenulisan yang bergantung pada jenis berita. “Terdapat dua jenis berita, yaitu hard news dan soft news. Gaya kepenulisan yang cenderung kaku,  lugas, dan memerlukan pemikiran, merupakan sifat dari hard news. Sedangkan, soft news ditulis dengan luwes dan melibatkan emosi jurnalis,” ujar Nina menambahkan.

Dalam hard news, sistem penulisan yang digunakan adalah piramida terbalik. Bagian awal hard news, atau disebut sebagai lead, merupakan bagian yang memberikan gambaran pokok berita.Sistem kepenulisan ini dapat mempermudah pembaca untuk menangkap informasi penting pada berita. Sebagai tambahan, Nina juga menjelaskan bagaimana menulis judul berita atau headline. Headline yang bagus harus menggambarkan isi berita,” kata Nina. (Kalista/Manunggal)