Pesan Prof Nasir dalam ODM 2015

Jajaran ketua BEM fakultas dan BEM KM Undip serentak mengikuti Orientasi Diponegoro Muda (ODM) di Stadion Utama Kampus Undip, Senin (31/08). (Nina/Manunggal)

Jajaran ketua BEM fakultas dan BEM KM Undip serentak mengikuti Orientasi Diponegoro Muda (ODM) di Stadion Utama Kampus Undip, Senin (31/08). (Nina/Manunggal)

 

ManunggalCybernews—Mahasiswa baru Undip mengikuti puncak Orientasi Diponegoro Muda (ODM) 2015 di Stadion Utama Kampus Undip, Tembalang, Senin (31/8). Sejak pagi, pembentukan formasi siluet Pangeran Diponegoro oleh para mahasiswa baru sudah mulai diarahkan panitia, dengan bantuan dari mahasiswa Jurusan Teknik Geodesi.

Tahun ini formasi dibuat membentuk gambar agar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Formasi siluet Pangeran Diponegoro ini diselimuti bentuk love seperti dalam lambang gerakan Aku Cinta Undip,” ujar Ketua ODM, Albanu Khalam.

“Banggalah menjadi anak Undip. Anak undip harus menjiwai nilai-nilai Diponegoro. Jujur dengan cara antikorupsi, adil kepada siapapun, dan peduli. Dengan modal itu, kebanggaan Undip akan menggetarkan dunia,” kata Rektor Undip Prof Yos Johan Utama.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof M Nasir, turut hadir memeriahkan acara. Menurut Prof Nasir, memiliki universitas yang bisa masuk ke kelas dunia adalah salah satu cita-cita bangsa Indonesia, karena perguruan tinggi adalah satu penggerak untuk menjadi daya saing bangsa.

“Daya saing bangsa yang dituangkan dalam World Economy Forum adalah mengenai bagaimana kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Oleh karena itu, saya harap, rektor dan pimpinan Undip selalu mencoba meningkatkan kulitas dengan cara meningkatkan publikasi dan inovasi,” ujar Prof Nasir.

Prof Nasir juga menyebutkan tujuh bidang strategis yang saat ini sedang diperhatikan oleh Kemenristek Dikti, yaitu kesehatan dan perobatan, pangan dan pertanian, informasi dan teknologi, transportasi, advanced material, teknologi pertahanan, dan reliable energy atau energi yang terbarukan. Bidang-bidang ini, ditambah dengan tanggung jawab masalah kemaritiman yang diberikan oleh Presiden Jokowi kepada Kemenristek Dikti, perlu kontribusi mahasiswa Undip.

“Ini penting karena hal ini menyangkut perbaikan Indonesia untuk mencapai daya saing bangsa,” jelas Prof Nasir.

ODM bertema Simfoni Nusantara ini, mendatangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Jenderal Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Acara juga dimeriahkan oleh penampilan drum band TNI, paduan suara, bela diri, dan parade fakultas.

“Acaranya seru, asyik, menyenangkan deh pokoknya. Sayangnya nggak dikasih minum, padahal panas,” komentar mahasiswa Jurusan Public Relation, Verrel Pandu. (Ayu/Manunggal)