Perspektif Baru Campus Road ShowHadir di FISIP

Abetnego Tarigan (kiri) dan Gita Syahrani (tengah) hadir sebagai pembicara serta Wimar Witoelar (kanan) tampil sebagai moderator dalam Seminar Perspektif Baru Campus Road Show di Ruang Teater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro, Rabu (22/10). (Nuzul/Manunggal)


ManunggalCybernews – Perspektif Baru didukung Kementerian Dalam Negeri, Konrad Adenauer Stiftung, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (FISIP Undip) mengelar Perspektif Baru Campus Road Show di Ruang Teater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro, Rabu (22/10).

Acara bertajuk Harapan pada Pemerintah Baru di Bidang Pelestarian Lingkungan ini menghadirkan Abetnego Tarigan (Direktur Wahana Lingkungan Hidup Eksekutif Nasional) dan Gita Syahrani (Direktur Regional Tunas Nusa Foundation) sebagai pembicara serta Wimar Witoelar (Founder Persfektif Baru) sebagai moderator.

Abetnego Tarigan mengatakan, lingkungan laut dan sungai merupakan halaman rumah kita yang harus dijaga.

“Karena laut dan sungai adalah potensi penting bagi negara, maka pemerintah dan masyarakat harus bergerak untuk tidak merusak dan mencemarinya,” ujarnya.

Gita Syahrani menambahkan, Indonesia kedepannya harus bisa mengambil kembali image Indonesia sebagai negara maritim.

“Karena negara kita adalah negara kepulauan, konservasi pulau terluar merupakan salah satu hal yang harus dan akan diperhitungkan oleh pemerintahan yang baru,”ujarnya.

Indra Sulistio, panitia acara mengatakan, sasaran utama acara ini adalah mahasiswa dan masyarakat umum.

“Harapan kedepannya, kita tidak hanya bisa mengkritisi pemerintah dalam hal menjaga lingkungan, tapi kita juga ikut menjaga dan merawatnya,” ujarnya.

Salah satu peserta, Humam Mujaidin mengatakan, dirinya mendapatkan pengetahuan lebih mengenai lingkungan hidup dan kelestarian alam.

“Dengan adanya acara ini, kita bisa termotivasi untukikut dankritis terhadap pemerintahan yang baru untuk lebih berkomitmen dalam menjaga lingkungan,” ujarnya. (Nuzul/Manunggal)