Perkuat Ikatan Daerah, IKABSU dibentuk

Suasana pembentukan Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara di Kantor Kelurahan Bulusan Kota Semarang, Rabu (30/12). (Dok. Pribadi)

Suasana pembentukan Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara di Kantor Kelurahan Bulusan Kota Semarang, Rabu (30/12). (Dok. Pribadi)

ManunggalCybernews—Puluhan mahasiswa Undip yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara, membentuk Ikatan Kelurga Besar Sumatera Utara (IKABSU) di Kantor Kelurahan Bulusan Kota Semarang, Rabu (30/12). Tujuan pembentukan ikatan ini adalah mempererat hubungan mahasiswa Sumatera Utara yang terdiri dari berbagai agama, suku, ras demi kemajuan Sumatera Utara.

Torang, salah satu anggota IKABSU menyampaikan tiga jenis ikatan yang dapat menguatkan bangsa Indonesia.

“Yang pertama ikatan keluarga yaitu ikatan ayah dan anak, ibu dan anak dan sanak keluarga, kedua ikatan berdasarkan kegemaran yaitu ikatan yang di dasari oleh kegemaran atau hobi, dan yang terakhir adalah ikatan kedaerahan yaitu ikatan yang terbentuk karena satu daerah,” kata Torang.

Menurut rilis yang diterima LPM Manunggal, ikatan ini dibentuk berdasarkan slogan dari mantan Gubernur Sumatera Utara, Alm Raja Inal siregar. Marsipature hutanabe (Martabe) yang berarti mari benahi kampung masing-masing atau ayo pulang ke desa dan membangun desa. Slogan itu memang tepat bila dikaitkan dengan mahasiswa perantauan. Pembentukan IKABSU diharapkan dapat menjadi langkah yang baik dalam mengembangkan potensi Sumatera Utara dengan semangat kekeluargaan.

Forum tersebut juga membahas tentang gathering yang akan di laksanakan pada Maret 2016.

“Diharapkan semua ikatan wilayah kota/kabupaten, SMA, agama, suku, ras atau ikatan apapun yang berasal dari tanah Sumatera Utara untuk mengikuti kegiatan gathering tersebut. Semoga langkah yang baik ini dapat menjadi langkah awal membangun Sumatera Utara yang lebih baik, begitu juga dengan ikatan keluarga mahasiswa yang berasal dari seluruh penjuru Indonesia yang berada di Undip agar dapat terus memererat ikatan kekeluargaan kedaerah masing-masing,” kata Muhammad Naufal, ketua panitia. (Kalista/Manunggal)