Peresmian Taman Indonesia Kaya, Semarang Kini Miliki Panggung Seni Pertunjukan

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dalam peresmian Taman Indonesia Kaya, Rabu (10/10). Peresmian dihadiri pula oleh Presiden Direktur Djarum Foundation dan penggiat seni se-Kota Semarang. (Kadek/Manunggal)

ManunggalCybernews—Hendrar Prihardi, Walikota Semarang meresmikan Taman Indonesia Kaya, Rabu (10/10), taman  dengan panggung seni pertunjukan terbuka pertama di Jawa Tengah sebagai wadah ekspresi para seniman dan pekerja seni. Dibangunnya taman Indonesia Kaya ini dilakukan atas kerjasama antara Pemkot Semarang dengan Bakti Budaya Djarum Foundation. Peresmian dilakukan dengan pemencetan tombol lampu dan penandatanganan prasasti sebagai bentuk dibukanya secara resmi.

Proyek pembangunan Taman Indonesia Kaya yang didanai oleh Corporate Social Responsibility (CSR) dari Djarum Foundation ini terdiri atas panggung budaya, taman pandawa lima, pelataran penikmat seni dan amphitheater yang berkapasitas seribu orang, area hijau, dan gerbang mural karya lima seniman Semarang. Selain itu, dilengkapi juga dengan air mancur menari dihiasi lampu warna-warni oleh Pemkot Semarang.

Pembangunan taman yang dimulai sejak (11/11) 2017 lalu hingga diresmikannya kemarin, merupakan suatu proses yang tidak mudah dengan perencanaan yang cukup lama. “Proses ini tidak semudah membalikan telapak tangan, “ jelas Hendrar Prihadi atau yang lebih akrab dipanggil Hendi pada pidatonya. Diinisasi sejak tahun 2014-2015, kemudian sempat hilang komunikasi, akhirnya dapat dikomunikasikan kembali dengan pihak Djarum Foundation untuk memulai pembangunan. “Setelah saya dan ibu wakil dilantik tahun 2016, baru komunikasi bisa dirajut kembali. Alhamdulillah setelah pembangunan sebelas bulan bisa diresmikan malam hari ini,” tambah Hendi.

Pembangunan taman ini juga merupakan pemanfaatan Taman Menteri Supeno atau yang lebih dikenal dengan Taman KB untuk dapat memberikan ruang bagi publik dalam berkarya seni. Taman yang terletak di Jalan Menteri Supeno ini memiliki luas 5000 meter persegi yang juga didukung oleh fasilitas bagi seniman yang melakukan pertunjukan seni berupa ruang ganti dan toilet. Nantinya, di taman ini juga akan diputarkan lagu-lagu perjuangan Indonesia yang akan menyala setiap hari sejak pukul 19.00 – 20.00 WIB

Selain media dan penggiat seni, dalam peresmian ini dihadiri pula oleh Presiden Direktur Djarum Foundation, Victor Rahmat Hartono yang menjelaskan bahwa nantinya di Taman Indonesia Kaya ini akan ditampilkan berbagai pertunjukan seni setiap bulannya. “Kita akan mempertontonkan banyak acara menarik dengan gratis untuk semua rakyat Semarang. Sedangkan untuk jangka panjangnya, harapan kami para pecinta seni itu akan rela meluangkan uang untuk membeli karcis (red, pertunjukan). Kita dari Djarum mengerti harus ada apresiasi budaya yang tinggi. Bentuknya adalah kalau penonton ikut mendanai para seniman,” jelas Victor.

Lebih lanjut Victor menerangkan bahwa ke depannya diharapkan akan adanya kerjasama yang baik antara Djarum dengan Pemkot Semarang untuk menumbuhkan seniman-seniman baru. “Harapan kita akan ada banyak seniman baru dan muda yang akan terus tumbuh  nantinya. Kita mulai dengan mempersembahkan taman ini untuk free sampling lah,” tutur Victor. (Kadek/Manunggal).