Pendikar dan Fenomena Mozaik

Pembentukan Mozaik

Dalam prosesnya, pendikar merupakan salah satu bentuk kaderisasi yang telah menjadi ciri khas universitas yang selalu diadakan. Sehingga, berbagai persiapan pun telah dilakukan oleh panitia ODM sejak lama. “Untuk persiapannya pun kita sudah matang,” kata Dimas Setyo Utomo, Ketua ODM Sekolah Vokasi 2017. Lebih dari itu, panitia ODM di beberapa fakultas pun turut memeriahkan penutupan ODM fakultas nanti dengan mengadakan pembentukan  mozaik.

Mozaik sendiri merupakan susunan foto udara yang telah disambung satu dengan lainnya sedemikian rupa sehingga membentuk gambar tertentu. Kini, mozaik seolah menjadi tren di kalangan Undip dalam penutupan ODM.

Seperti diungkapkan oleh Dimas Setyo Utomo, Ketua ODM Sekolah Vokasi 2017, yang merencanakan pembuatan mozaik pada seremonial penutupan PMB Sekolah Vokasi. “Di closing itu kita ada mozaik. Di mozaik itu nanti kita siapkan empat motif untuk tahun ini, yang pertama ada merah putih, kedua tulisan Undip, ketiga tulisan ODM SV 2017, dan yang terakhir logo ODM kita (sekolah vokasi-red),” terangnya.

Hal tersebut juga diikuti oleh Fakultas Hukum yang merencanakan pembuatan mozaik dengan tema “Timbangan”. “Karena itu (timbangan-red) merupakan salah satu filosofi dari Fakultas Hukum yang melambangkan keadilan dan timbangan juga merupakan logo PMB FH pada tahun ini yang kita rasa itu merupakan bentuk yang ideal untuk melambangkan hal tersebut,” ujar Frans Yogi Harianja, Staf ahli bidang Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) Fakultas Hukum 2017.

Tidak hanya sekedar mengikuti tren, pembentukan mozaik memiliki tujuan sendiri dari beberapa fakultas tersebut. Salah satunya seperti yang diungkapkan oleh Frans, dia mengatakan bahwa esensi dari pembuatan mozaik sebagai bentuk kebanggaan tersendiri bagi maba Fakultas Hukum. “Membuat mozaik ini untuk menjadi kenang-kenangan bagi mereka nantinya dan seperti sebuah pride bagi maba Fakultas Hukum karena telah membuat suatu karya yang bisa dikategorikan sebagai hal yang cukup berkesan,” jelasnya.

Berbeda dengan FH, Dimas mengatakan pembentukan mozaik tersebut dapat menjadi ajang promosi Sekolah Vokasi. “Cara yang paling simpel sih. Sebenarnya di sisi lain ada yang ngikutin cara ini sebagai tren. Ini (mozaik-red) juga jadi ajang promosi,” jelas Dimas.

Pages 1 2