Pendidikan Karakter FH Fokus pada Pengabdian Masyarakat

Suasana barisan belakang mahasiswa baru Fakultas Hukum ketika melaksanakan serangkaian acara PKKMB di halaman Fakultas Hukum Undip, Rabu (26/08). (Nina/Manunggal)

Suasana barisan belakang mahasiswa baru Fakultas Hukum ketika melaksanakan serangkaian acara PKKMB di halaman Fakultas Hukum Undip, Rabu (26/08). (Nina/Manunggal)

 

ManunggalCybernewsRektor Undip menggagas aksi Undip Kampus Kasih Sayang yang memiliki makna sebagai kampus yang bebas dari perpeloncoan, penistaan, dan tindakan kriminal, terutama dalam pendidikan karakter. Gagasan tersebut muncul lantaran hal-hal seperti itu kerap terjadi selama masa Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) atau yang saat ini dikenal dengan sebutan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB). Adapun hal tersebut diatur dalam Surat Keputusan (SK) Rektor Nomor 5 Tahun 2014 mengenai Pendidikan Karakter di Universitas Diponegoro.

Dalam pidatonya saat upacara Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Undip tahun ajaran 2015/2016, Prof Yos mengimbau dengan tegas dan tidak segan-segan memberikan sanksi drop out kepada pelaku maupun staf yang melakukan pembiaran terhadap tindakan kriminal seperti perpeloncoan. “Saya tidak akan segan-segan untuk men- drop out pelaku maupun staf yang melakukan pembiaran terhadap tindakan perpeloncoan,” tegasnya.

Aksi Undip Kampus Kasih Sayang ini pun sudah diterapkan di seluruh fakultas dan jurusan yang ada di lingkungan kampus Undip dengan penuh antusias, salah satunya di Fakultas Hukum (FH). Ketua panitia pendidikan karakter FH, M. Dzakki Abdurrahman sepakat jika perpeloncoan dihilangkan. Meski begitu, Dzakki mengoreksi beberapa kegiatan yang dinilainya kurang bermanfaat dan mempertajam kegiatan yang dinilainya positif. “PMB tahun lalu memiliki kekurangan di bidang rohani, sehingga tahun ini akan diperbaiki dengan ceramah-ceramah religius dari dosen,” kata Dzakki.

Selain itu, jika pendidikan karakter tahun lalu terdapat kegiatan seperti Games Outdoor, maka tahun ini Dzakki bersama dengan PD III berinisatif untuk mengalihkannya ke kegiatan yang lebih bermanfaat dan mengarah pada pengabdian masyarakat, seperti bersih-bersih kampus FH.

Pendidikan karakter FH diikuti oleh 546 mahasiswa baru dengan mengusung tema “ceria” (cerdas, religius, inovatif). (Adi/Manunggal)