Pendidikan Karakter Ala Pandawa

Salah seorang anak jalanan memainkan game Pandawa yang digagas oleh Tim PKM-M untuk mendukung pendidikan karakter bagi anak jalanan di Kota Semarang. (Dok. Istimewa)

Salah seorang anak jalanan memainkan game Pandawa yang digagas oleh Tim PKM-M untuk mendukung pendidikan karakter bagi anak jalanan di Kota Semarang. (Dok. Istimewa)

Pendidikan bagi anak jalanan merupakan masalah yang patut mendapatkan perhatian. Salah satu langkah nyata yang dilakukan Pemerintah Kota Semarang adalah pengadaan rumah singgah yang memberikan fasilitas pendidikan dan pelatihan bagi anak jalanan.

Sebagai upaya mendukung program pemerintah tersebut, lahirlah game interaktif Pendidikan Karakter Anak Ala Jawa (Pandawa) untuk anak jalanan di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Anak Bangsa, Jalan Emplak 1-3, Semarang. Game edukatif ini digagas oleh Tim PKM Pengabdian Masyarakat (PKM-M) yang beranggotakan Komang Veni Widiyanti, Aldani Putri Wijayanti, Arini Izzati Fatimah, Retno Herfinanda, dan Rachmat Saleh.

Game berbasis digital macromedia ini, terdiri dari enam kelas. Setiap kelas terdiri dari sepuluh tingkatan yang menyajikan pertanyaan-pertanyaan terkait perilaku pro-sosial, empati, etika, dan norma. Untuk setiap pertanyaan yang dijawab benar, pemain akan mendapatkan poin.

Program yang menggunakan pendekat psikologis ini, mengemas nilai-nilai tokoh pewayangan dalam kebudayaan Jawa secara kreatif dan inovatif. Sehingga dapat membangkitkan semangat belajar anak-anak jalanan.

Program ini diharapkan dapat memberikan pendidikan karakter untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bagi anak jalanan di Kota Semarang.


Oleh :

Rachmat Saleh

Mahasiswa Psikologi Universitas Diponegoro

DSC_0350 ek


Kanal Citizen Journalism ini merupakan Media Mahasiswa. Setiap berita/opini di kanal ini menjadi tanggung jawab Penulis.