Pemira Vokasi, Kurangnya Antusias Mahasiswa dalam Pemilihan

Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Vokasi (BEM SV) Undip melaksanakan Pemilihan Umum Raya (Pemira) pada 15 November 2017 untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM SV periode 2018.

Pada Pemira tahun ini, mahasiswa program D3 dari seluruh fakultas memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM SV untuk periode 2018. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dirasa masih kurang antusias terhadap pemilihan BEM SV.

Menurut Ketua Bidang Hubungan Masyarakat BEM SV, Sifva Mardiana mengatakan pemira BEM SV sudah banyak yang melakukan pemilihan untuk BEM SV. “Kebanyakan adalah dari jurusan teknik dan FISIP. Di jurusan teknik, masih ada yang tidak memilih paslon dan antusiasnya sudah cukup banyak,” kata Sifva.

Selama pelaksanaan Pemira, masingmasing fakultas yang memiliki program D3 memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM SV dengan adanya kotak suara untuk Pemira BEM SV. “Masing-masing fakultas yang ada D3-nya juga dikirim kotak suara,” ujar Sifva.

Selama pelaksanaan Pemira di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), mahasiswa D3 dari fakultas antusias dalam Pemira BEM SV. Menurut mahasiswa D3 Hubungan Masyarakat, Nisrina Itsnadewi, mahasiswa sudah antusias terhadap Pemira dari BEM SV. “Banyak mahasiswa vokasi yang ramai dan mau antre dalam pemira,” jelas Nisrina.

Sedangkan untuk pelaksanaan Pemira di Fakultas Ilmu Budaya (FIB), mahasiswa mengalami kebingungan karena dalam Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) masih berstatus mahasiswa FIB, bukan SV. “Mahasiswa D3 di FIB masih bingung karena KTM angkatan 2016 keatas masih di FIB, jadi mereka tidak terlalu antusias dengan pemira vokasi,” kata Aditya, mahasiswa D3 Perpustakaan dan Informasi.

Selama Pemira, calon Ketua dan Wakil Ketua BEM SV melakukan kampanye visi dan misi. Kampanye yang dilakukan masih kurang partisipasi oleh mahasiswa. “Saat kampanye Pemira Vokasi di joglo FIB, peminat yang hadir hanya sedikit, kebanyak mahasiswa mengacuhkan kampanye itu,” jelas Aditya. Dengan hanya satu pasangan calon (paslon), menurut Sifva, mahasiswa menjadi kurang antusias terhadap jalannya kampanye. “Karena hanya satu paslon, kalau paslon enggak menang, maka kotak kosong yang menang, jadi mahasiswa tidak antusias untuk mengikuti kampanye,” jelas Sifva.
Dalam tempat pemilihan Pemira BEM SV, tempat pemilihan masih ada yang berada di fakultas masing-masing. “Tempat pemilihan itu dilakukan di SV dan juga di fakultas yang ada jurusan D3nya,” kata Sifva. Untuk tempat pemilihan BEM SV di FISIP, tempat yang digunakan berbeda dengan Pemira BEM FISIP. “Tempat untuk Pemira Vokasi masih di FISIP tapi tempatnya dibedakan sama S-1 FISIP, intinya proses Pemira beda tempat tapi masih di FISIP,” jelas Putri Anjar, mahasiswa D3 Manajemen Pemasaran.

Sebelum pelaksanaan Pemira, Sifva mengatakan tidak ada sosialisasi mengenai pelaksaan pemilihan. “Langsung ke pemilihan saja yang ada kampanye,” jelas Sifva. Sependapat dengan Sifva, Nisrina mengatakan sosialisasi Pemira kurang meluas kepada mahasiswa. “Promosi tentang Pemira kurang meluas sehingga masih banyak yang tidak mengerti apa itu Pemira,” ujar Nisrina.

Untuk pemilihan BEM SV, tutur Sifva. mahasiswa masih dapat memilih Pemira di fakultasnya masing-masing. “Dari SV tidak memaksakan untuk memilih di SV, jika lebih lebih nyaman di fakultas silahkan, jadi dari vokasi menyerahkan kembali ke mahasiswanya masing-masing,” jelas Sifva. (Khofifah/ Manunggal)

Versi cetak artikel ini terbit di newsletter Joglo Pos Edisi VI/Tahun XVII/14 Desember 2017 – 14 Januari 2018 di halaman 2 dengan judul “Pemira Vokasi, Kurangnya Antusias Mahasiswa dalam Pemilihan”.

 

[RALAT]

Pada berita “Pemira Vokasi, Kurangnya Antusias Mahasiswa dalam Pemilihan” yang terbit di Joglo Pos Edisi VI/Tahun XVII/14 Desember 2017 – 14 Januari 2018, terdapat kekeliruan. Tertulis “Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Vokasi (BEM SV) Undip melaksanakan Pemilihan Umum Raya (Pemira) pada 15 November 2017 untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM SV periode 2018.” seharusnya “Senat Mahasiswa Sekolah Vokasi (SM SV) Undip melaksanakan Pemilihan Umum Raya (Pemira) pada 15 November 2017 untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM SV periode 2018.”

Mohon maaf atas kekeliruan ini.