Pemira di Fakultas Psikologi Berjalan Lancar

Pemilih menggunakan hak suaranya pada pemilihan raya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Fakultas Psikologi Undip, Kamis (4/12). (Kalista/Manunggal)


ManunggalCybernews – Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Fakultas Psikologi pada Kamis (4/12), sudah mulai dibuka sejak pukul 08.30 dan ditutup pukul 16.00. Sebanyak 695 mahasiswa, yang terdiri dari angkatan 2011 hingga 2014, terdaftar sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Menurut Ketua Komite Pemilihan Raya Fakultas (KPRF) Psikologi, Fikri Rafif Rinaldi, penyelenggaraan pemilihan raya (pemira) di Fakultas Psikologi tahun ini tidak menemui kendala yang berarti. Hal tersebut, kata Fikri, dikarenakan iklim politik di Fakultas Psikologi yang sehat dan mendukung penyelenggaraan pemira.

“Antusiasme para pemilih juga sudah sesuai dengan harapanku. Banyak (mahasiswa angkatan, red) 2013 dan 2014 yang mungkin belum terlalu ngerti tentang partai, tapi mereka tetap milih,” kata Fikri.

Meski Fikri menilai penyelenggaraan pemira secara keseluruhan berlangsung lancar, dia mengungkapkan sempat terjadi kesalahpahaman antara pihak KPRF dengan KPR terkait cara memilih pada surat suara. Awalnya, KPRF menentukan surat suara dipilih dengan dicontreng. Namun, ternyata KPR menetapkan pemilihan dengan cara dicoblos, sehingga KPRF harus melakukan sosialisasi ulang mengenai teknis pemilihan.

Untuk pemira selanjutnya, Fikri berharap, koordinasi antara pihak KPR dan KPRF dapat terjalin lebih baik dan semua informasi tentang teknis penyelenggaraan dapat disampaikan lebih cepat.

Harapan terkait pemira juga disampaikan Tiara, mahasiswa Fakultas Psikologi yang telah menggunakan hak suaranya.

Seneng bisa ikutan milih dan ngasih suara. Semoga apa yang aku pilih bisa sesuai harapan. Bisa ngelakuin apa yang dia janjiin waktu kampanye-kampanye kemarin itu,” ujar Tiara. (Kalista/Manunggal)