Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang untuk Menambah Potensi UMKM Desa Banjarejo

(Dok.Istimewa)

Desa Banjarejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal mempunyai sejumlah UMKM, salah satunya adanya pengolahan pisang menjadi Ceriping (keripik pisang). Usaha ini sudah lama dilakukan oleh Ibu Jumiarti dan Ibu Muji untuk menambah penghasilan keluarganya. Ceriping ini sering dijadikan buah tangan oleh para pengunjung Desa Banjarejo. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Banjarejo mengenai manfaat kulit pisang membuat keberadaan kulit pisang menjadi limbah yang langsung dibuang begitu saja.  Padahal, siapa sangka kulit pisang juga kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mengatasi jerawat, menghambat dan mengurangi kerutan, mengangkat sel kulit mati, dan masih banyak lagi.

Oleh karena itu, mahasiswa TIM II KKN UNDIP Desa Banjarejo yang beranggotakan Akbar Pratama, Fadhila Yuniar R, Intan Permata Sari, Riza F Maghfiroh, Khusna Syarafina K, Ratna Widiawati, Dyah Ayu R Paramitha, Faishal Ammar dan Rahmawati Alfaridy melakukan program multidisiplin berupa sosialisasi pemanfaatan kulit pisang limbah dari ceriping tadi menjadi sesuatu yang bisa dinikmati dan bisa menambah potensi UMKM di Desa Banjarejo, yaitu pembuatan nugget dari kulit pisang. Dalam sosialisasi yang dilakukan pada Selasa (24/7), mahasiswa Undip juga membagikan selebaran cara pembuatannya dan nugget kulit pisang yang sudah matang untuk dicicipi oleh peserta sosialisasi.

Pembuatan nugget kulit pisang ini memerlukan bahan-bahan yang mudah dan sehari-hari digunakan. Pertama-tama, kulit pisang dicuci terus direbus ± 5-10 menit kemudian dihaluskan dengan blender ataupun diulek. Pembuatan nugget kulit pisang manis, yaitu pertama-tama mencampurkan kulit pisang yang telah dihaluskan dengan 3 sdm susu bubuk dan 7 sdm gula pasir. Lalu menambahkan tepung sedikit demi sedikit (tepung terigu dan tepung tapioka dengan perbandingan 2:1). Bila sudah, adonan dikukus ± 15-30 menit hingga adonan matang sempurna. Diamkan beberapa saat dan kemudian potong sesuai selera ketika adonan dingin. Setelah itu, membalurkan potongan nugget ke dalam kocokan telur, tepung terigu yang dicairkan dan tepung panir secara bergantian. Kemudian goreng hingga kecoklatan dengan catatan, baluran tepung bisa dilakukan secara berulang dan dimasukan ke dalam lemari es agar balutannya menempel.

Ibu-ibu peserta sosialisasi sangat antusias mengikuti acara, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Program pembuatan nugget kulit pisang ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat Desa Banjarejo sebagai memberikan solusi pemanfaatan limbah kulit pisang dari pembuatan Ceriping menjadi sesuatu yang dapat dinikmati dan menambah potensi UMKM Desa Banjarejo, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.

Akbar Pratama

Jurusan Manajemen

Fakultas Ekonomi dan Bisnis