Panwas Terima Aduan, Pemilihan BEM Ditangguhkan

Ketua Panitia Pengawas (Panwas) menjelaskan adanya pengaduan yang diajukan oleh salah satu Tim Sukses, Jumat (20/11). (Astrid/Manunggal)

Ketua Panitia Pengawas (Panwas) menjelaskan adanya pengaduan yang diajukan oleh salah satu Tim Sukses, Jumat (20/11). (Astrid/Manunggal)

ManunggalCybernews– Panitia Pemilihan (Panlih) menggelar konferensi pers terkait hasil verifikasi berkas calon Ketua dan Wakil Ketua BEM, Tim Pemantau dan UKM pada Jumat (20/11) di sekretariat Panlih Pemira. Selain Tim Pemantau, acara ini juga dihadiri oleh Ketua Panitia Pengawas (Panwas), Ponco Winarto. Pada kesempatan tersebut, Panwas memaparkan pengaduan yang diterima.

Sejauh ini, baru ada satu pengaduan yang diterima Panwas yakni terkait pelanggaran yang dilakukan Panlih saat menjalankan verifikasi berkas. Pengaduan tersebut diajukan oleh salah satu Tim Sukses (Timses) bakal calon Ketua dan Wakil Ketua BEM. “Timses dan pasangan bakal calon Ketua dan Wakil Ketua BEM datang ke sekretariat Panlih pada pukul 14.10 untuk melaporkan pelanggaran,” ujar Ponco.

Pelanggaran yang dilaporkan mengenai penggagalan verifikasi berkas, dikarenakan keterlambatan penyerahan berkas karena tidak mendapat tanda tangan Pembantu Dekan III (PD III). Alasan yang dipaparkan oleh Timses adalah ketidakhadiran jajaran birokrasi, sehingga bakal calon tersebut tidak mendapatkan pengesahan berkas.

Pengaduan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh Panwas melalui pengkajian keautentikan bukti-bukti yang telah diserahkan Timses. “Lalu berkas tersebut akan disampaikan ke PR III,” papar Ponco.

Lebih lanjut Panwas menjelaskan ketika terjadi sengketa, Panlih berhenti sementara hingga sengketa tersebut selesai. Oleh karena itu, saat ini pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM akan ditangguhkan. (Astrid, Ayu/Manunggal)