Pakta Integritas Tidak Langsung Ditanda Tangani, Perwakilan Mahasiswa Kecewa

Muhammad Anies Ilahi sebagai perwakilan mahasiswa menyampaikan pakta integritas kepada Prof. Yos Johan Utama pada acara Pemaparan Program Kerja Bakal Calon Rektor Undip periode 2019 – 2024, Selasa, (15/1) di Gedung Prof. Soedarto. (Juan/Manunggal)

ManunggalCybernewsDalam acara pemaparan program bakal calon Rektor Undip pada Selasa (15/1), perwakilan mahasiswa, Muhammad Anies Ilahi membacakan pakta integritas yang telah dibuat sebagai bentuk kekhawatiran mahasiswa Undip. Hanya saja, permintaan Anies kepada Prof. Yos untuk segera menandatangani pakta tersebut belum dapat dikabulkan. Prof. Yos menyatakan bahwa perlu mengkaji pakta tersebut sebelum menandatanganinya. “Maaf saya belum langsung tanda tangani, saya harus mengkaji,” ujar Prof. Yos merespons pakta integritas tersebut.

Usai acara, perwakilan mahasiswa yang merumuskan pakta integritas tersebut angkat bicara kepada media atas sikap dari Prof. Yos. “Secara tidak langsung, saya berpandangan bahwa Prof. Yos menolak itu semua, karena ketika itu memang dikaji itu pasti bakal lama. Menurut saya, karena penetapannya (red: penetapan rektor) sudah sebentar lagi. Itu merupakan penolakan secara halus bagi mahasiswa. Penyikapan dari kami pribadi, kecewa dengan Prof. Yos,” ujar Dimas Mahendra, juru bicara perwakilan mahasiswa.

Dimas menambahkan, bahwa Majelis Wali Amanat Unsur Mahasiswa (MWA UM) akan menarik diri dari pemilihan Rektor ini. “MWA UM selaku majelis wali amanat unsur mahasiswa akan menarik diri dalam pemilihan rektor ini. Karena beliau (red: MWA UM) yang mewakili mahasiswa Undip dan keresahan dari mahasiswa Undip sudah ditolak mentah-mentah oleh Prof. Yos walaupun dengan alasan ingin dikaji terlebih dahulu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dimas menyebutkan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap sikap Prof. Yos yang tidak langsung menandatangani pakta integritas tersebut. “Dari MWA UM sendiri sudah memastikan diri untuk tidak ngomong (red: memberikan suara) di situ dan tidak akan memilih bakal calon,” jelasnya. (Juan/Manunggal)