Ozon Generator, Solusi Perbaiki Kualitas Susu Sapi Indonesia

Tim PKM-PE berfoto dengan dosen pembimbing, Aji Prasetyaningrum. (Dok. Pribadi)

Tim PKM-PE berfoto dengan dosen pembimbing, Aji Prasetyaningrum. (Dok. Pribadi)

 

Manunggal Cybernews – Carut marut masalah importir daging dan susu sapi di Indonesia masih belum usai. Pemerintah berencana memperbesar porsi impor produk susu sapi yang diperkirakan akan terlaksana mulai pertengahan 2015. Keputusan ini dibuat karena produksi susu sapi lokal Indonesia masih kurang, sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan susu sapi di dalam negeri. Berawal dari keprihatinan tersebut, sejumlah mahasiswa Jurusan Teknik Kimia Undip membuat Ozon Generator.

Ozon Generator merupakan sebutan bagi alat yang merupakan hasil Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKM-PE). Alat ini digagas oleh tim yang beranggotakan Alwi Meidianto, Alfan Nuroini, Didit Fernandi, Fauzia Dara Qonita, dan Rizki Nooranjas Septianisa yang akan berlaga di ajang Pimnas 28.

Ozon Generator dapat mengubah udara menjadi ozon untuk mensterilisasi susu sapi dari bakteri dan menambah masa simpan bagi susu sapi. Udara tersebut nantinya dialirkan ke dalam Ozon Generator yang di dalamnya terdapat reaktor yang memiliki medan listrik tinggi. Tegangan listrik yang tinggi berasal dari pergerakan elektron-elektron, yang menyebabkan molekul oksigen dalam udara terpecah menjadi atom radikal yang kemudian berubah menjadi ozon. Ozon inilah yang akan dialirkan pada susu sapi sehingga membunuh bakteri-bakteri tanpa harus menggunakan proses pemanasan seperti pada umumnya.

Jika dibandingkan dengan proses pasterisasi dan UHT, Ozon Generator memiliki beberapa keunggulan, yaitu mampu membunuh bakteri-bakteri yang tidak mati pada suhu tinggi dan mampu mempertahankan kandungan protein yang rusak karena suhu tinggi pada proses pasterisasi dan UHT, sehingga memiliki gizi yang lebih baik. Selain itu, susu sapi yang dialiri ozon mampu bertahan lebih lama meskipun disimpan dalam suhu ruangan.

“Salah satu permasalahan para petani atau peternak susu adalah masa simpan susu sapi dan teknologi. Biasanya, pebisnis kecil menggunakan proses pasteriasi atau UHT untuk mensterilisasi bakteri yang terdapat pada susu, namun ada beberapa bakteri yang tidak mati dalam suhu panas atau tinggi, sehingga susu kurang steril,” ungkap ketua tim, Alwi Meidianto.

Menurut data, kebutuhan susu nasional setiap tahunnya mencapai 3,3 juta ton. Lebih lanjut, pada tahun ini kebutuhan susu sapi nasional diprediksi bisa mencapai 3,5 juta ton. Dengan kondisi pasokan susu sapi lokal yang kurang memenuhi angka kebutuhan konsumsi susu di Indonesia, tak heran, jika pemerintah melakukan berbagai cara untuk memenuhi jumlah kebutuhan tersebut. Sejalan dengan usaha yang dilakukan oleh pemerintah, Ozon Generator dibuat untuk mendukung dan memperbaiki kualitas susu sapi di Indonesia.

Meski sempat mengalami beberapa kendala saat proses pembuatan alat tersebut, Alwi dan tim optimistis untuk berlaga di ajang Pimnas 28. Alwi juga berharap, iklim penelitian di Undip semakin meningkat disertai dengan sinergisme yang baik antarcivitas akademika Undip. (Mei/Manunggal)