Ovitrap, Cara Jitu Kurangi Keberadaan Nyamuk

(Dok.Istimewa)

Jepara – Mahasiswa KKN TIM II Undip 2018 yang berlokasi di desa Kriyan, kecamatan Kalinyamatan, kabupaten Jepara mengadakan pelatihan pembuatan ovitrap kepada ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Balai Desa Kriyan, Minggu (12/8). Ovitrap merupakan alat yang dipakai untuk memutuskan siklus hidup nyamuk sebelum pupa nyamuk berubah menjadi nyamuk. Hanya bermodalkan plastik hitam, botol bekas, lakban, gula jawa, serta ragi tape, alat ini teruji ampuh membasmi keberadaan nyamuk.

Kegiatan yang merupakan program unggulan mahasiswa KKN TIM II Undip 2018 tersebut pada dasarnya bermula dari masalah banyaknya nyamuk yang hinggap di rumah warga desa Kriyan akibat musim kemarau yang tengah berlangsung. Sehingga, pada saat diadakannya kegiatan pelatihan pembuatan ovitrap ini, hasilnya tak sedikit warga yang mengaku senang. Hal ini terbukti dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh ibu-ibu PKK setempat dan tak sedikit pula dari mereka yang meminta bahan materi untuk dapat dipraktikkan di rumah masing-masing serta melengkapi pengetahuanya.

Seneng sih mbak, yo harapannya dengan cara ini nyamuk bisa dapat berkurang, biar aktivitas kita gak keganggu lagi. Kita juga kan baru tahu ada cara alami untuk mengurangi keberadaan nyamuk itu sendiri, selama ini kan yang saya tahu ya dengan cara menggunakan obat nyamuk kayak autan atau semprot nyamuk gitu,” tutur Cindar, salah seorang anggota PKK desa Kriyan.

Warga desa juga mengakui menggunakan ovitrap jauh lebih menguntungkan dibanding menggunakan obat nyamuk biasa. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Cindar dalam pengakuannya. “Kalau cara alami kayak gini kan selain biaya yang dikeluarkan murah, kita (warga desa-red) khususnya anak-anak juga gak menghirup bahan kimia, gitu. Jadi kesehatan khususnya pernapasan ya istilahnya gak keganggu lah, hehe. Seneng sih mbak bisa dapet ilmunya,” imbuhnya.

Berdasarkan teknisnya, Ovitrap sendiri dikatakan berhasil apabila nyamuk yang terperangkap di dalam botol tersebut terbilang sudah cukup banyak dan keberadaan nyamuk berkurang daripada sebelumnya. Salah satu keberhasilan dari ovitrap sendiri sudah dibuktikan dengan banyaknya online shop yang cenderung menjual ovitrap, disamping itu tak sedikit pula dari ilmuwan yang sudah membuktikan dan menguji kebenaran ovitrap tersebut.

Annisa Rizky F

Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik