ODM 2015, Wapres dan Menteri Batal Hadir

Kemeriahan acara Orientasi Diponegoro Muda (ODM) yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Undip 2015 di Stadion Utama Kampus Undip, Tembalang, Senin (31/08).

Kemeriahan acara Orientasi Diponegoro Muda (ODM) yang diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Undip 2015 di Stadion Utama Kampus Undip, Tembalang, Senin (31/08). (Nina/Manunggal)

 

ManunggalCybernews – Acara akbar Orientasi Diponegoro Muda (ODM) yang merupakan puncak dari rangkaian PKKMB tahun ajaran 2015/2016 pada Senin (31/08) dinilai tidak sesuai dengan rencana yang telah dibuat. Hal ini tampak dari adanya beberapa rencana yang tidak jadi dilaksanakan, seperti penyalaan obor raksasa dan flashmob.

Menurut ketua panitia ODM 2015, Albanu Khalam, hal itu dikarenakan euforia yang tinggi sehingga instruktur flashmob tidak dapat memandu dan cuaca yang sudah panas sehingga rektorat menginstruksikan agar tidak menyalakan obor.

Selain itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah RI Anies Baswedan yang sebelumnya diberitakan akan hadir, ternyata batal hadir. Albanu menjelaskan, tidak hadirnya Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Anies Baswedan dikarenakan adanya kepentingan mendadak sehingga tidak ada waktu untuk mencari pengganti.

Kondisi lapangan yang berdebu pun sudah diantisipasi oleh panitia dengan menyiapkan masker. Meski begitu, Pembantu Rektor (PR) III bidang Kemahasiswaan Budi Setiyono terpaksa meninggalkan lokasi karena kondisi tersebut. “Tadi Pak PR III tidak menunggu sampai selesai acara karena kondisi lapangan yang berdebu, Pak PR III tidak suka,“ ujar Albanu. (Adi/Manunggal)