Nugget Jagung, Trobosan Mahasiswa Undip bagi Ibu Rumah Tangga

Presentasi nugget jagung oleh Tim 1 KKN Undip Desa Keborangan, Subah, Batang. (Okta/FKM)

ManunggalCybernews— Desa Keborangan memiliki hasil pertanian yang melimpah. Salah satu hasil pertanian yang unggul di desa ini adalah jagung.  Jagung menjadi produk pertanian utama bagi para penduduk desa Keborangan selain pertanian padi. Di berbagai daerah, jagung diolah dengan berbagai macam cara sebelum digunakan sebagai bahan makanan. Misalnya popcorn ataupun nugget. Nugget merupakan jenis olahan makanan yang daya simpannya dalam keadaan beku berbentuk relatif panjang. Pengolahan dalam keadaan beku mampu meningkatkan daya jual. Di sisi lain, olahan nugget pun belum banyak dibudidayakan di Desa Keborangan.

Rabu (29/1), mahasiswa KKN TIM I Undip tahun 2020 Desa Keborangan, Subah, Batang mengajak ibu-ibu rumah tangga khususnya yang bergabung di Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk memanfaatkan hasil pertanian desa yang melimpah yaitu jagung. Jagung akan disulap menjadi nugget guna meningkatkan produktifitas ibu-ibu rumah tangga dan menambah daya kreatifitas pengolahan pangan di Desa Keborangan. Bertempat di Balai Desa Keborangan, kegiatan tersebut diawali dengan penyampaian materi mengenai potensi desa, kandungan serta manfaat nugget jagung sendiri, kemudian dilanjutkan dengan demo masak membuat nugget jagung. Ibu-ibu yang hadir terlihat sangat antusias dengan adanya kegiatan ini, terlihat ketika demo masak sedang berlangsung banyak pertanyaan yang dilontarkan. Selain mengajarkan ibu-ibu untuk menyulap jagung menjadi nugget, Mahasiswa KKN TIM I Undip juga telah membuatkan desain packaging produk nugget tersebut guna menambah daya tarik ibu-ibu dalam mempelajari pengolahan jagung sampai pada pengemasannya.

Bapak kepala desa yang kebetulan ikut hadir dalam kegiatan ini berkata bahwa “Nuggetnya enak, semoga ibu-ibu disini bisa mempraktekan di rumah dan menjualnya sehingga menambah ekonomi dan pendapatan keluarga.” Menjadi dukungan secara khusus ketika testimoni diucapkan dari mereka menyambi mengunyah nugget olahan kami. Dukungan juga dilontarkan oleh salah satu perangkat desa, “Rasanya crispy, enak! Cocok dijadikan makanan ringan sehari-hari. Terimakasih sukses untuk kalian,” ucap Bu Ani. Terhitung kehadiran 24 anggota kader PKK lainnya secara langsung memberikan support prodak nugget jagung ini.

Kami berharap produk nugget jagung bisa menjadi terobosan terbaru bagi ibu-ibu dalam menciptakan kreatifitas pangan demi menjadikan desa Keborangan lebih unggul kedepannya serta mengutamakan hasil olahan pertanian menjadi modal utama dalam menciptakan terobosan terbaru sehingga optimalisasi hasil pertanian pangan dapat tercapai dengan maksimal dengan berbagai ciri khas terbentuk dalam pengolahan makanan siap saji. (Okta/FKM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *