Mahasiswa Undip Ciptakan WC-Left, Solusi Peningkatan Hasil Akuaponik

(Dok.Pribadi)

(Dok. Pribadi)

Peningkatan kebutuhan pangan yang tidak beriringan dengan kondisi lahan menjadi salah satu permasalahan di Indonesia. Sebagian besar lahan produktif beralih fungsi menjadi pemukiman. Hal tersebut dikuatkan oleh surat kabar Tempo pada 2014 yang menyebutkan setiap tahun sebanyak 100 ribu hektare lahan pertanian produktif beralih fungsi, sehingga diperlukan suatu solusi yang dapat meningkatkan produksi pangan tanpa perlu khawatir dengan keadaan penurunan jumlah lahan produktif.

Agus Romadhon (Fisika), Muhammad Irwanto (Fisika), Oki Ade Putra (Fisika), Yusup Hidayat (Fisika) dan Rofi’ana (Biologi) menangkap peluang ini untuk kemudian menghasilkan suatu solusi berupa WC-LEFT (Water Cleaner and Fertilization System for Fish Health). WC-LEFT merupakan rancang bangun sistem sirkulasi air berbasis fotokatalis (ZnO-Ag) dan akuaponik yang berguna untuk menjaga kesehatan ikan dan meningkatkan produktifitas sayuran.

Penerapan akuaponik adalah solusi efektif untuk penyediaan pangan disaat krisis lahan mulai terjadi. Alat ini sangat tepat diaplikasi pada daerah perkotaan, karena dengan lahan yang relatif kecil dapat menghasilkan hasil pangan yang cukup melimpah bukan hanya mencukupi kebutuhan keluarga bahkan dapat menjadi sumber pemasukan.

Tim yang dibimbing oleh Dr. Heri Sutanto, dosen S1 Fisika Undip ini telah mendapatkan dana penelitian Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Karsacipta (PKM-KC) tahun 2015. Selain itu, WC – LEFT ini memiliki keunggulan lain yakni desian ergonomis dapat dipindah dan dibokar pasang sesuai dengan kebutuhan, pemilik tidak perlu khawatir dalam menjaga kualitas air aquaponik serta tidak diperlukan proses pemupukan hidroponik.

Agus RomadhonMahasiswa
Jurusan Fisika 2013
Fakultas Sains dan Matematika